Mahasiswa KKN Tematik Unram Bantu UMKM Kembangkan Usaha Keripik Pisang dan Singkong di Desa Langko

Mahasiswa KKN Tematik Unram periode 2021-2022 melakukan pengembangan UMKM di Desa Langko melalui inovasi pengemasan dan peluasan pemasaran produk keripik pisang dan keripik singkong. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dan nilai jual produk tersebut guna meningkatkan perekonomian penggiat UMKM di Desa Langko.

Anggota KKN Tematik Unram telah melakukan survei terkait permasalahan dan kendala para penggiat UMKM.

”Kendala terbesar kami selama ini adalah kurang luasnya pemasaran dan kemasan produk yang masih sangat sederhana”, ujar Kistam, salah satu pengusaha keripik di Dusun Langko Daye.

Desa Langko merupakan salah satu desapreneur yang ada di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Sebagian besar matapencahariannya berasal dari UMKM. Tak mengherankan jika berdasarkan hasil pendataan mahasiswa KKN Tematik Unram, terdapat lebih dari 20 UMKM di Desa Langko. Desa Langko dikenal sebagai penghasil sumber daya perkebunan yang

Keripik pisang dan singkong adalah produk UMKM unggulan di Desa Langko. Pisang yang digunakan sebagai bahan baku keripik tersebut adalah jenis pisang kepok.

Potensi pisang ini di Desa Langko sangat melimpah, sehingga mudah didapatkan. Sedangkan singkong lebih terbatas persediaannya. Sehingga, produsen keripik singkong Langko banyak memasok singkong dari luar, seperti KLU.

”Stok pisang kepok di langko sangat banyak. Sayang kalau dijual ke pasar tanpa diolah terlebih dahulu. Untuk keripik singkong, kami memproduksinya berdasarkan keinginan pelanggan”, ungkap Kistam.

Ia dan beberapa produsen keripik lainnya membuat beberapa varian rasa, seperti varian rasa original dan balado untuk keripik singkong dan varian original untuk keripik pisang.

Mahasiswa KKN Tematik Unram mengemas kedua produk tersebut dengan kemasan yang lebih modern. Desain kemasan berisi informasi-informasi penting terkait produk, yang meliputi: merk dagang, gambar produk, varian rasa, komposisi, netto, expired date, hingga nomor P-IRT. Sedangkan untuk jenis kemasan yang digunakan adalah plastik kemasan ziplock.

”Kami memilih desain dan jenis kemasan tersebut agar lebih menarik pelanggan dan ketahanan produk lebih lama”, jelas anggota KKN Tematik Unram.

Selain itu, Mahasiswa KKN Tematik Unram juga berupaya untuk memfasilitasi beberapa penggiat UMKM di Desa Langko agar mendapatkan izin P-IRT. Upaya tersebut dilakukan agar produk-produk yang mereka hasilkan memiliki jaminan keamanan produk untuk diedarkan dengan jangkauan pasar yang lebih luas, seperti supermarket atau toko-toko swalayan yang lebih besar.

Membuahkan hasil, akhirnya sebelum masa KKN berakhir, salah satu UMKM yang bermerk dagang ”Ikhlas” telah mengantongi izin P-IRT.

”Harapan kami nantinya, UMKM-UMKM lain di langko juga tergerak untuk mengurus persyaratan izin P-IRT agar memudahkan pemasaran produk mereka”. Harap Imam, Ketua KKN Tematik Unram.

”Terima kasih kepada adik-adik KKN Tematik Unram telah membantu kami. Semoga nantinya produk kami lebih laku lagi di pasaran”, ucap Kistam.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

alpa4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777