Mahasiswa KKN Tematik Unram 2022 Launching Produk Ijobalit Cassava Chips
Mahasiswa Unram meresmikan produk hasil program kerjanya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik periode 27 Agustus 2021 sampai dengan 10 Februari 2022 di Kelurahan Ijobalit Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan itu dihadiri dan ikut diresmikan juga oleh perwakilan pejabat daerah setempat, perwakilan pejabat Kecamatan dan perwakilan pejabat Kelurahan Ijobalit.
Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor lurah ijobalit dan dihadiri oleh 33 tamu undangan.
Dalam kegiatan kali ini, peresmian produk dirangkap dengan kegiatan penarikan mahasiswa KKN Tematik Unram tahun 2022.
IJOBALIT “Cassava Chips” merupakan sebuah produk yang berasal dari olahan ubi kayu atau yang biasa disebut singkong yang dikemas dalam kemasan ziplock dan disajikan dalam beberapa varian rasa yakni sambal balado, balado pedas manis, jagung bakar, sapi panggang, keju dan rumput laut dengan berat produk 100 gram.
“Hebat ide mahasiswa KKN ini, dari singkong bisa diubah jadi produk seperti ini, kemasan bagus, varian rasanya banyak. Waktu 45 hari itu terlalu singkat, coba aja kalau 3 bulan, pasti makin banyak persoalan yang ada disini yang terselesaikan,” ujar Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Ijobalit, Srijuddin, S.Sos.
Adanya ide pembuatan produk keripik singkong ini adalah dengan melihat kondisi alam yang mendukung dan cara pembuatan yang mudah.
Selain itu, karena sumber pemasukan masyarakat Kelurahan Ijobalit adalah batu apung yang mana merupakan sumber daya yang tidak bisa diperbaharui, maka dikembangkanlah usaha keripik singkong ini agar dapat menjadi sumber pemasukan tambahan.
Ijobalit “Cassava Chips” ini diciptakan berdasarkan kondisi alam Ijobalit yang teramat sangat subur dan salah satu komoditas utama pertaniannya adalah singkong.
Selain itu, singkong yang tumbuh di tanah Ujobalit memiliki rasa yang berbeda dari singkong di derah lain. Singkong ijobalit memiliki rasa yang gurih bahkan sebelum ditambahkan perasa apapun dan memiliki bentuk yang besar.
Proses pembuatan keripik singkong ini juga tergolong mudah karena hanya perlu diiris tipis kemudian digoreng dan sudah dipastikan bahwa hampir seluruh ibu-ibu yang ada disini sudah fasih dengan proses pembuatannya.
Diharapkan dengan adanya produk ini masyarakat sekitar dapat melanjutkan dan mengembangkan produk ini dan bisa menjadi salah satu mata pencaharian yang menguntungkan dalam jangka waktu yang lama.
