Lalu Nursa’i Ajak Masyarakat Sukseskan MotoGP dan Bau Nyale

LOMBOKita – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Lalu Nursa’i mengajak masyarakat ikut menyukseskan even MotoGP dan Bau Nyale yang diadakan di daerah itu.

Lalu Nursa’i mengatakan, dua agenda besar tersebut harus menjadi perhatian semua pihak. Untuk MotoGP, keberadaan Sircuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, patut disyukuri.

Hal itu mengingat, di kawasan itu banyak agenda nasional maupun kelas dunia akan dipusatkan di sana.

“Saya mengharapkan seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas saat Bau Nyale dan gelaran MotoGP Maret mendatang,” kata Lalu Nursa’i kepada wartawan, Selasa (15/02/2022).

Begitu juga bau nyale, sebagai tradisi warisan leluhur masyarakat Lombok, sudah selayaknya untuk dilestarikan. Terlebih lagi telah masuk kalender event nasional yang telah ditetapkan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

Sayangnya kata dia, kegiatan Bau Nyale saat ini terkesan lebih banyak menonjolkan acara seremonial. Sedangkan tradisi bau nyale yang seharusnya dilakukan para pendahulu, terkadang luput dari perhatian pemerintah.

Kedepan, pihaknya berharap agar perayaan pesta bau nyale bisa lebih menunjukkan originalitasnya. Tidak sekedar hiburan dan seremonial belaka.

Seperti diketahui, event balap kuda besi itu akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika tanggal 18 sampai dengan 20 Maret 2022.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengungkatpkan, Sirkuit Internasional Mandalika memenuhi kualifikasi olahraga balap dunia setelah melihat hasil test pramusim MotoGP awal Februari lalu. “Rata-rata top speed pebalap dalam test pramusim MotoGP Mandalika 2022 di atas 300 kilometer per jam,” kata Abdulbar.

Menurutnya, Dalam official test yang diikuti 24 pebalap pada 11-13 Februari 2022 itu, pabrikan Ducati berhasil merajai catatan tertinggi.

Adapub Johann Zarco dari tim Pramac Racing memimpin catatan top speed dengan melaju sampai 314,8 km/jam di trek lurus Sirkuit Mandalika pada hari ketiga tes di trek sepanjang 4,31 km.

Mansoer menjelaskan pihaknya melakukan evaluasi internal terhadap apa yang sudah berjalan dalam pre-season test dan pihaknya mendapatkan catatan bahwa tes di hari pertama pada 11 Februari 2022 pada pagi harinya, top speed pembalap mencapai 285 km/jam. Kemudian tes ditunda karena ada pembersihan sirkuit.

“Setelah dilakukan pembersihan, pada siang harinya tes dilanjutkan. Pada akhir hari pertama, hari Jumat, top speed yang dicapai oleh Johann zarco sudah mencapai 314,8 km/ jam yang artinya bahwa pebalap sudah melakukan adjustment, kami juga melakukan pembersihan di hari pertama sehingga pebalap bisa mencapai top speed yang memang diharapkan sekitar 310 km/jam ke atas atau 1 menit 33 detik per lap,” kata Mansoer.

Kemudian, hari kedua dan ketiga juga dimulai tepat waktu tanpa ada penundaan. Pebalap juga semakin meningkatkan performanya. “Jadi top speed hari pertama sampai ketiga semuanya mencapai 314 km/jam,” ungkap Abdulbar.

Sementara itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Andhi Satria menambahkan pihak Dorna dan FIM juga telah memberikan masukan perbaikan dalam hal estetika pada sirkuit seperti pengecatan sisi lintasan pada motif tenun, perbaikan tenda untuk marshall di sisi lintasan dan beberapa detil lainnya.

Selain catatan resurface lintasan dan kebersihan, secara umum pihak penyelenggara balap puas dengan kondisi sirkuit internasional tersebut.

“Juga soal petugas di lintasan sepanjang ajang pre season. Ada sekitar 400 marshall baru yang dilatih dengan kami mendatangkan marshall berlisensi COC dari Malaysia sebanyak tiga orang. Jadi dari Dorna dan FIM mengungkapkan kepuasan mereka melihat sigapnya petugas lintasan termasuk soal keamanan, dokter juga lintasannya sendiri,” ucap Andhi.