KONI Loteng Gelar Pekan Olahraga Kabupaten Setelah Lebaran Idul Fitri

LOMBOKita – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyepakati gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal itu terungkap saat rapat kerja perdana KONI Loteng di JM Hotel Kuta Lombok Tengah, Rabu (30/3/2022).

Ketua KONI Lombok Tengah, M. Samsul Qomar meminta seluruh pengurus Cabang Olahraga untuk mempersiapkan diri menghadapi even olahraga tingkat kabupaten itu.

Samsul Qomar menyebutkan, pelaksaan rapat kerja KONI Loteng itu merupakan yang pertama digelar sejak beberapa tahun terakhir.

“Mengingat sudah cukup lama sejak beberapa kali pergantian kepengurusan KONI Loteng, baru kali ini rapat kerja digelar. Sebagai wadah bagi KONI Loteng dalam menyusun dan merancang kegiatan atau program KONI Loteng ke depan,” kata Samsul Qomar.

Rapat kerja tersebut diikuti para pengurus KONI Loteng periode 2021-2025 serta perwakilan pengurus Cabor yang menjadi binaan KONI Loteng.

Kehadiran pengurus Cabor dalam rapat kerja tersebut, katanya, supaya para Cabor bisa tahu apa saja program atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KONI Loteng.

“Hal itu sebagai bentuk keterbukaan pengurus KONI Loteng terhadap semua cabor yang berada dibawah naungan KONI Loteng,” imbuh Samsul Qomar.

Pihaknya akan tetap berupa menyusun dan menyiapkan program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan organsasi dan tuntutan cabor-cabor yang ada.

Harapanya, ke depan olahraga Loteng bisa semakin maju dan berkembang. Tidak kalah penting, para atletnya bisa menorehkan prestasi yang bisa membawa harum nama daerah di kancang provinsi, nasional hingga internasional.

Di tempat yang sama, Kabid. Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Loteng, Muji Aprianto, menegaskan pemerintah daerah tetap akan berupaya memberikan dukungan yang maksimal kepada KONI Loteng.

Dalam upaya memajukan dunia olahraga di daerah ini. Memang tahun ini, dukungan pemerintah daerah kepada KONI Loteng khususnya terkait anggaran, masih minim. Hanya Rp500 juta.

Mengingat kondisi anggaran daerah yang juga sangat terbatas, imbas dari pandemi Covid-19.

“Ke depan seiring dengan semakin membaiknya kondisi anggaran daerah, tentu dukungan anggaran akan diupayakan lebih besar lagi. Dan, apapun kegiatan atau program kerja dari KONI Loteng serta cabor yang ada diupayakan akan tetap didukung,” tandas mantan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah itu.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

alpa4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777