KKNT Unram Desa Senyiur Adakan Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik dan Kotoran Ternak untuk Pembuatan Pupuk Kompos
LOMBOKita – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram ( UNRAM) di Desa Senyiur Kecamatan Keruak Lombok Timur mengadakan penyuluhan terkait dengan pengelolaan sampah organik dan sisa pakan ternak untuk dijadikan pupuk kompos.
Program KKN Tematik UNRAM mengangkat Tema Desa sehat.
“Dari hasil identifikasi kami kepada masyarakat setempat, masih banyaknya limbah-limbah organik yang sampai sekarang belum dapat diatasi oleh masyarakat seperti sampah dapur dan sisa pakan ternak,” kata Ketua KKN Tematik Unram Desa Senyiur Abdul Sahraz, Rabu (18/1/2023).
Menurut Abdul Sahraz, pengelolaan sampah dan sisa pakan ternak masih sangat minim dilakukan di Desa senyiur yang mengakibatkan sampah menjadi menumpuk.
Padahal, katanya, limbah organik tersebut banyak memiliki manfaat dalam berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya dijadikan pupuk kompos (Padat dan Cair).
“Dari analisa masalah tersebut, kami berinisiatif membuat inovasi pengelolaan limbah ini menjadi sebuah produk yaitu pupuk kompos,” tambah Abdul Sahraz.
Pupuk kompos ini, kata dia, merupakan pupuk organik yang dibuat dengan cara mengurai sisa-sisa tanaman dan hewan dengan bantuan organisme hidup.
Untuk pembuatannya diperlukan bahan baku berupa sampah organik dan sisa pakan ternak beserta pengurai.
Dalam menjamin kesuksesan pelaksanaan program kerja ini, mahasiswa KKN Desa Senyiur melakukan kerjasama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (LHK) dengan melakukan penyuluhan yang melibatkan masyarakat sebagai peserta penyuluhan.
Selain mudah didapatkan, dalam pembuatan pupuk kompos juga menjadi alternatif pemupukan untuk tanaman yang sangat bagus untuk tanah dan tanaman.
“Pupuk kompos juga menjadi solusi di tengah kelangkaan pupuk bersubsidi.” katanya.
Jika pupuk ini diproduksi secara massal dan dilakukan secara terus menerus, produk ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
