KKN Unram Tanjung Luar Sosialisasi Kewirausahaan, Dinas Koperasi dan UKM Beri Apresiasi
LOMBOKita – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat mengadakan sosialisasi kewirausahaan, Rabu (30/6/2021)
Sosialisasi itu mengambil tema “Bangkitkan Semangat dengan Kewirausahaan di Masa Pandemi”
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Timur, Drs. Nurhilal sebagai narasumber dan dihadiri oleh kepala Desa Tanjung Luar, Mukti Ali.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.
Nurhilal memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN Unram yang telah berinisiatif melakukan kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu.
“Kegiatan sosialisasi tersebut, kata Nurhilal, sangat penting dilakukan untuk mengajak, mendorong dan memotivasi masyarakat supaya mau berwirausaha, terlebih di masa pandemi saat ini,” kata Nurhilal.
“Dapat kita lihat bahwa adanya pandemi saat ini menyebabkan kemerosotan pada tatanan perekonomian Indonesia. Sehingga salah satu hal yang harus dilakukan saat ini untuk menutupi kemerosotan perekonomian kita adalah meningkatkan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM),” jelas Nurhilal lagi.
Nurhilal kembali menegaskan, kegiatan sosialisasi pada masa pandemi Covid-19 saat ini membuat perekonomian Indonesia mengalami penurunan, di mana semua masyarakat sangat dibatasi arah geraknya untuk beriwirausaha. Ditambah lagi semua anggaran pemerintah yang digelontorkan untuk program kerja juga menjadi terhambat.
“Hampir semua anggaran dialihkan ke bantuan Covid-19 bagi masyarakat yang terdampak,” katanya.
Khususnya Desa Tanjung Luar, lanjut Nurhilal, memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa tersebut.
Beberapa poin penting yang disampaikan pemateri untuk memotivasi para wirausahawan Desa Tanjung Luar bahwa dalam membangun usaha dibutuhkan keterampilan yang mumpuni untuk berwirausaha dan tidak selalu mengharapkan modal baru bisa membuka peluang usaha. Akan tetapi dengan keterampilan modal uang bisa datang dengan sendirinya karena bukan uang yang menjadi hambatan dalam melakukan wirausaha.
“Kita juga harus memiliki pengetahuan terhadap produk yang kita ciptakan sehingga bisa membebaskan kita dari penipuan,” ujar Nurhilal.
Dia juga menyatakan bahwa dari Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Lombok Timur akan mewadahi bagi masyarakat yang benar-benar serius untuk mengembangkan usaha.
Dan bagi masyarakat yang sudah memiliki usaha dan belum memiliki sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan label halal, dari Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Lombok Timur akan siap untuk mewadahi dalam pembuatan PIRT dan label halal.
Salah satu kepala wilayah Saparudin Akbar yang mewakili kepala desa dalam membuka kegiatan tersebut juga menyatakan bahwa acara sosialisasi kewirausahaan ini sangat membantu masyarakat dalam memberikan informasi terkait wirausaha di saat pandemi.
