Kelompok KKN Tematik UNRAM Desa Giri Tembesi Usung Singkong Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Nugget

Singkong merupakan hasil bumi yang kerap kali dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Pengolahannya yang mudah, kandungan karbohidrat yang tinggi serta harganya yang murah menjadikan singkong sebagai objek yang menarik bagi mahasswa KKN Tematik UNRAM di Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, NTB.

Terlebih lagi hampir sebagian besar hasil perkebunan di desa ini menghasilkan singkong. Namun sayangnya singkong hasil perkebunan tersebut lebih sering dijual tanpa diolah menjadi produk yang bernilai jual.

I Made Gede Yudi Darmawan atau yang akrab dipanggil Yudi selaku Ketua Kelompok KKN Tematik UNRAM Desa Giri Tembesi mengungkapkan, awal mula terbentuknya ide untuk mengolah singkong sebagai bahan dasar pembuatan nugget yaitu karena bahan baku singkong itu sangat murah dan mudah ditemui.

Tujuan utama inovasi ini ialah demi meningkatkan nilai ekonomis dari hasil perkebunan singkong itu sendiri. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, Yudi dan kawan-kawan bekerja sama dengan Kepala Dusun (Kadus) masing-masing dusun untuk mengumpulkan setidaknya 5 sampai 10 orang perwakilan ibu-ibu PKK, Kader Posyandu serta pelaku usaha dari dusun mereka untuk mengikuti sosialisasi praktek pembuatan nugget singkong pada tanggal 14 Juli 2022.

Adapun bahan bahan dari pembuatan nugget pastinya singkong yang sudah direbus serta dihaluskan kemudian dicampurkan dengan telur, tepung terigu serta beberapa bumbu bumbu dapur seperti merica, ketumbar, bawang putih, dan bawang merah.

Setelah dicampur, adonan singkong dapat dibentuk sedemikian rupa lalu dicelupkan pada telur yang sudah dikocok dan terakhir dibaluri dengan tepung panir atau tepung roti sebelum akhirnya dapat digoring atau disimpan didalam lemari es.

Para Kadus mengakui kegiatan tersebut benar -benar dinikmati di masyarakat, bahkan bila perlu diulangi kembali.

“Karena kami menerima laporan di beberapa tempat sangat antusias untuk mengetahui proses serta resep pembuatan nugget tersebut,” ungkap Bapak Sahar, selaku Sekretaris Desa Giri Tembesi ketika ditanyakan terkait tanggapan masyarakat mengenai kegiatan sosialisasi pembuatan nugget singkong tersebut.

Dengan adanya respon yang positif dari masyarakat setempat, baik dari pihak kelompok KKN maupun dari pemerintah desa berharap agar kegiatan ini bisa menjadi gerbang awal untuk meningkatkan kondisi ekonomi warga Desa Giri Tembesi serta dapat dilakukan secara berkala atau berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga desa ke depannya nanti.

“Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang diberikan keterampilan itu bisa mereka kembangkan di masing – masing wilayah dan dijadikan salah satu modal untuk berkarir ke depannya. Bahan bakunya murah dan hasilnya dari segi rasa juga sudah enak tinggal mereka (warga desa) kembangkan,” imbuh Pak Sahar.