Jelang WSBK, ITDC Siap Wujudkan Kawasan The Mandalika Bebas Covid-19
LOMBOKita – PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, memfasilitasi kegiatan vaksinasi bagi 3000 orang di kawasan itu.
Kegiatan vaksinasi dilakukan guna mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika dan sekitarnya sebagai green zone destination atau destinasi bebas Covid-19 dalam menyambut event balap motor internasional FIM MOTUL Superbike World Championship atau WSBK di Mandalika International Street Circuit pada November mendatang.
3000 peserta vaksinasi tersebut terdiri dari masyarakat desa penyangga The Mandalika, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, Warga Negara Asing (WNA), dan mahasiswa Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Lombok, yang tinggal dan bekerja/berusaha di kawasan The Mandalika dan sekitarnya.
Kegiatan vaksinasi massal dengan tajuk “Vaksinasi Mandalika Goes To Green Zone” diselenggarakan di sejumlah tempat yaitu di Bazaar Mandalika, area Kuta Beach Park (KBP), Desa Mertak dan SDN 1 Bangkrang Prabu.
Kegiatan vaksinasi tersebut disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno secara virtual, dan dihadiri oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen. Pol.M. Iqbal, Danrem 162/ WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, dan Direktur Operasional & Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo.
Dalam kegiatan ini, juga dilakukan pemberian bantuan sosial (bansos) yang diserahkan oleh Polda NTB, Gubernur NTB, Danrem dan Direktur Utama ITDC secara simbolis kepada salah satu peserta vaksin.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga S. Uno mengaku telah menyampaikan kegiatan vaksinasi tersebut kepada Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, dan tentunya kepada Kapolri bahwa kedepan seluruh perhatian dan aktivitas kita adalah mendorong vaksinasi di Mandalika.
“Hal ini untuk memenuhi persyaratan dari Bapak Presiden bahwa dalam menyambut event WSBK, tingkat vaksinasi di NTB harus mencapai tingkat yang lebih tinggi. Satu bulan sebelum WSBK kita harus pastikan bahwa pra-kondisi yang diminta Presiden tersebut sudah kita peroleh untuk mensukseskan event WSBK ini,” kata Sandiaga Uno.
Karena itu, kata Sandiaga Uno, semua pihak akan menggenjot vaksinasi di NTB khususnya Mandalika. Dirinya juga mendukung 100%, dengan pola kolaborasi, per hari ini sudah 200.000 masyarakat yang tervaksinasi di lingkup parekraf di NTB dengan target 450.000 pada September 2021. Vaksinator sudah siap, jumlah vaksin cukup.
“Mari tebarkan optimisme, insya Allah WSBK tentunya sebagai tugas mulia, akan kita selenggarakan dengan sebaik-baiknya,” imbuh Sandiaga.
Sementara itu, Direktur Utama PT ITDC Abdullbar M. Mansoer mengatakan, ITDC mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Vaksinasi Mandalika Goes To Green Zone sebagai langkah preventive dari Polda NTB dalam upaya mendukung pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19.
ITDC, kata Abdullbar, siap mendukung dan mendampingi Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam kegiatan vaksinasi untuk mencapai target 20.000 vaksin per hari.
Sebelumnya ITDC telah menyelesaikan vaksinasi bagi 1.200 pekerja pariwisata di The Mandalika, terdiri dari tenaga kerja perhotelan, pegawai ITDC, tenaga keamanan, petugas kebersihan, tenaga proyek, Badan SAR Nasional, dan pegawai SPBU The Mandalika. Kegiatan vaksinasi yang berlangsung 30 Maret-1 April 2021 untuk dosis pertama dan 28-30 April dan 4 Mei 2021 untuk dosis kedua tersebut diselenggarakan oleh ITDC bekerjasama dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Kesehatan NTB, Puskesmas Kuta, serta Mandalika Hotel Association (MHA).
“ITDC memiliki komitmen untuk mendukung penyelesaian vaksinasi sebagai salah satu syarat penyelenggaraan WSBK pada November ini. Kami optimistis target vaksinasi di NTB khususnya The Mandalika dapat segera tercapai sehingga kita dapat menggelar balapan berkelas internasional di The Mandalika dan membangkitkan kembali pariwisata Indonesia khususnya NTB,” tutup Abdulbar.
