Inovasi SMK Berhasil, Peminat Siswa Masuk SMK Membeludak,
MATARAM LOMBOKita – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023, mengejutkan, pasalnya peminat SMK yang masuk dalam aplikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
Sejumlah sekolah kejuruan, telah mengalami peningkatan pendaftar yang signifikan, kalau dipresentasikan kurang lebih 60 persen dari tahun-tahun sebelumnya.
“SMKN 1 Selong mencapai angka 600 pendaftar, SMK 3 Mataram 800 pendaftar, bahkan SMK 5 Mataram yg dulunya sepi peminat sekarang sudah mencapai angka 300an,” ungkap Kepala Bidang SMK Khairul Ihwan, Senin(12|6).
Tak hanya SMK yang ada di perkotaan, bahkan SMK yang berada di pelosok-pelosok melaporkan pada hari pertama PPDB terjadi peningkatan cukup signifikan jika dibandingkan tahun lalu.
Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari pembuktian capaian program SMK Gemilang Karya, yang telah banyak menorehkan inovasi pembelajaran. misalnya kendaraan listrik, mesin-mesin pengolahan, batik, sampai pada produk kayu.
“Alhamdulillah masyarakat sudah sadar bahwa masa depan itu terletak pada Kompetensi dan Keahlian,” ujarnya.
Diakhir masa Pemerintahan pak Gubernur tentunya ini merupakan hadiah terindah, karena visi-misi Industrialisasi di NTB, semakin tampak didepan mata serta akan segera terwujud, terbukti dengan banyaknya lulusan SMK Mulai bekerja di beberapa perusahaan industri di NTB bahkan sampai luar Daerah.
“Kalau tidak terbukti, tentu tidak mungkin orang tua ramai-ramai memasukkan anaknya di SMK,” pungkasnya.
Terpisah, Koordinator PPDB SMKN 5 Mataram Munawir mengatakan, bahwa tahun ini pihaknya tidak menyangka kalau peminat sekolah kejuruan khususnya di SMKN 5 Mataram mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut tidak lepas dari adanya program revolusi pendidikan yang digalakkan oleh Dikbud NTB yakni, SMK Gemilang Karya.
“Bahkan dari kampung-kampung sudah banyak yang datang untuk mendaftar di SMKN 5 Mataram, mungkin karena adanya zonasi, sekolah mereka di kampung itu tidak cocok, dan karena mereka melihat kemajuan SMK saat ini,”ungkapnya.
Dijelaskan Munawir, Saat ini peningkatan jumlah siswa yang daftar di SMKN 5 Mataram lebih dari 300 orang, sedangkan pada tahun sebelumnya hanya 56 orang, sehingga kalau dipresentasikan kenaikannya kurang lebih 60 %, hal ini juga tidak terlepas dari peran serta dikbud NTB, terutama Bidang SMK, yang begitu antusias memberikan dukungan dan support kepada seluruh SMK di NTB.
“Memang luar biasa bidang SMK dikbud NTB,yang tak kenal lelah memberikan support dan dorongan kepada kami, untuk terus berinovasi,” akunya.
SMKN 5 Mataram merupakan salah satu sekolah kejuruan yang sudah mejadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang termasuk cemerlang, terbukti Produk-produk yang dibuat oleh para siswa yakni batik Sasambo dan beberapa produk lainnya pemasarannya sudah merambah ke seluruh daerah dan sampai luar Daerah, bahkan omzet yang diraup pertahun tembus 1,18 Milyar
ini juga yang mempengaruhi peningkatan siswa pada PPDB tahun ini, ditambah lagi adanya program recofusing,” tambahnya.
Munawir menyampaikan terima kasihnya, sebesar-besarnya kepada Dikbud NTB terutama bidang SMK yang sangat luar biasa memberikan support selama ini, memberikan banyak peluang untuk berusaha lebih giat, dan memberikan ruang untuk menampilkan produk-produk unggulannya sehingga, Sekolah Kejuruan tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Semoga kedepannya SMK menjadi lokomotif lahirnya industrialisasi dan menjadikan NTB semakin Gemilang,” tandasnya.(*)
