Ikhtiar Mewujudkan Kunjungan 4 Juta Wisatawan 2018

Pada 2016 kunjungan wisatawan ke NTB mencapai angka 3,2 juta orang, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Sementara target 2017 sebanyak 3,5 juta orang optimis tercapai. pada 2018 Pemerintah Provinsi NTB menargetkan angka kunjungan yang lebih tinggi sebanyak empat juta wisatawan.
“Tema besar kita di tahun 2018 adalah NTB menuju 4 juta wisawatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal saat rapat koordinasi pariwisata bersama 10 kabupaten/kota se-NTB beberapa waktu lalu.
Untuk merealisasikan target angka kunjungan 4 juta wisatawan ke NTB pada 2018 itu memang bukan hal mudah, butuh perjuangan dan kerja keras dari semua pemangku kepentingan.
Karena itu, menurut Faozal, untuk mencapai target 4 juta orang wisatawan ke NTB itu, ada empat agenda besar yang akan dilakukan, yakni terkait tata kelola destinasi.
Ia mengatakan ini menjadi pointer pertama, karena ini merupakan salah satu masalah yang dihadapi. Banyak cerita dan kritik yang diarahkan ke destinasi, persoalan sampah di objek wisata, adanya praktek pungutan dan kesiapan keamanan.
Menurut dia, dalam tata kelola destinasi itu, ada pengembangan kelembagaan, kelompok sadar wisata (pokdarwis), peran pemangku kepentingan, peran pemandu wisata dan transportasi.
Selain tata kelola destinasi, kata dia, yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan kalender event pariwisata. Hal ini penting agar tata kelola kalender pariwisata bisa lebih baik.
“Alhamdulillah empat event kita masuk dalam 100 kalender event nasional yakni Bau Nyale, Tambora, Moyo, Bulan Pesona Lombok Sumbawa. Selain itu yang perlu dipersiapkan adalah bagaimana strategi promosi, terutama tujuan promosi. Kita fokus ke Korea, Malaysia, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Australia. Ini strategi kita melihat potensi pasar,” katanya.
Faozal mengatakan pada 2016 kunjungan wisatawan ke NTB mencapai 3,5 juta. Dengan berbagai upaya yang dilakukan bersama para pelaku industri pariwisata ternyata 3,5 juta itu bukan omong kosong, sekarang aja sudah 3,1 juta kunjungan wisatawan ke NTB.
Sedikitnya lima negara menjadi target promosi pariwisata Pemerintah Provinsi NTB dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, RRTa, Korea Selatan, Malaysia, Australia, dan negara-negara Timur Tengah.
Ini strategi sekaligus fokus utama promosi pariwisata NTB, karena melihat potensi pasar, dan lima negara itu sudah diperhitungkan secara matan. Namun untuk negara di luar itu tetap digarap.
Ada sejumlah alasan mengapa NTB berpromosi wisata ke lima negara tersebut, seperti Australia yang dinilai menjadi sumber turis terbesar ke Bali dan Lombok. Selanjutnya, negara-negara di kawasan Timur Tengah juga menjadi tujuan promosi karena terkait branding NTB sebagai destinasi halal dunia.
Sementara Korea dan RRT mewakili negara Asia. Sedangkan, Malaysia merupakan pintu masuk penerbangan langsung yang harus dijaga, terlebih wisatawan asal Malaysia ke NTB juga cukup tinggi.
