Gara Gara ingin Rujuk, Mantan Suami Rela Berduel Dengan Suami Sah

Keterangan FOTO : Mantan suami bidan sedang menjali pemeriksaan di Polsek Masbagik

LOTIM LOMBOKita – Apes nasib Deki T (36) warga Sumbawa Barat, dan Bayu A (28) warga Batukara, mereka menjadi tontonan warga saat berduel dan saling baku hantam di halaman Polindes Tanak Betian Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Lombok Timur. Selasa (20/2) sekitar pukul 22.00 Wita.

Aksi duel ini, dipicu oleh keinginan Deki T untuk rujuk dengan mantan istrinya seorang bidan tersebut, sementara mantan istrinya telah menikah dengan Bayu,

Sebelum duel terjadi Deki datang ke Polindes tempat mantan istrinya tinggal, sambil berteriak memanggil mantan istrinya seorang bidan tersebut, namun tak mendapat sahutan, sehingga membuat deki naik pitam. Dan langsung mendobrak pintu polindes,

Suami sang bidan yang berada didalam saat pintu di dobrak, ia keluar dari jendela, dan menghampiri Deki, dan terjadilah baku hantam keduanya menggunakan tangan kosong.

Warga yang melihat kejadin tersebut, langsung melerai keduanya yang sudah babak belur saling hantam tersebut

Setelah dipisah warga. Deki yang sudah disulut emosi kembali mendekati Bayu, tanpa basa basi memanfaatkan kelengahan. Langsung melayangkan bogem ke wajah Bayu ( korban) hingga terjatug ke parit, melihat korban terjatuh Deki ( pelaku) langsung mengeluarkan senjata tajam ( sajam) dari balik bajunya, dan menyerang korban dengan sajam tersebut.

Tetapi untungnya korban berhasil.menghindar dari serangan sajam yang dilakukan pelaku, dan perkelahian terhenti setelah aparat desa dan anggota Polsek datang ke TKP,

Keduanya langsung di bawa ke kantor Polsek Masbagik untuk mrnjali proses pemeriksaan.sementara korba yang mengalami luka di bawa ke Puskesmas untuk pengobatan

Kapolsek Masbagik,AKP Erry Armunianto saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan perkelahian antara mantan suami dan suami seorang bidan di wilayah Desa Lendang Nangka tersebut.

” kasusnya masih dalam penyelidikan. Dan kedua pihak sedang dalam proses pemeriksaan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini