Erly Harap Program JKN Terus Hadir Beri Perlindungan Bagi Masyarakat
LOMBOKita – Opini yang berkembang di masyarakat dahulu terkait dengan pelayanan kesehatan adalah “orang miskin dilarang sakit”.
Hal tersebut disebabkan karena biaya pelayanan kesehatan yang relatif tinggi sehingga banyak masyarakat menengah ke bawah yang akhirnya kesulitan untuk mengakses pelayanan kesehatan demi menjaga kualitas hidupnya.
Namun saat ini, Indonesia telah mempunyai sistem Jaminan Sosial berupa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berkeadilan tanpa diskriminasi. Hal tersebut membuat seluruh peserta JKN yang memerlukan pelayanan kesehatan dapat langsung mengakses fasilitas kesehatan tanpa perlu memikirkan biaya tinggi yang harus dibayarkan.
Selain itu, kini BPJS Kesehatan sudah bertransformasi sehingga akses layanan yang diberikan begitu mudah dan tidak diskriminatif.
Manfaat adanya program JKN juga dirasakan oleh Erly Susianti (34) warga Kampung Jati Labuhan Lombok, Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Dirinya yang telah satu tahun terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tersebut merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN terutama setelah dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Islam Namira Lombok Timur karena penyakit maag akut yang dialami.
Awalnya, Erly mengalami lemas dan sakit yang dirasakan di perut sehingga tidak sadarkan diri ketika berada di rumahnya di Peringga Baya. Karena khawatir, pihak keluarga membawanya ke UGD Rumah Sakit Islam Namira.
“Dulu saya tidak terlalu menganggap BPJS Kesehatan penting, karena saya merasa masih muda dan sehat, tapi setelah sakit ternyata program sangat membantu, Untung ada JKN, saya sekarang sudah mendapat penanganan dan saya benar-benar tidak mengeluarkan biaya untuk pelayanan kesehatan yang saya terima,” ujar Erly.
Dirinya berharap agar BPJS Kesehatan dapat senantiasa membantu masyarakat Indonesia yang memerlukan biaya pelayanan kesehatan. Agar nantinya tidak ada lagi masyakarakat yang tidak mampu untuk berobat, dan mengobati rasa sakitnya dengan cara-cara yang di luar medis.
“Saya berharap semoga Program JKN ini terus ada, karena saya sangat merasakan manfaatnya. Saya tidak bisa membayangkan jika saya tidak terdaftar menajdi peserta JKN, mungkin saya pasrah dan tidak bisa mengobati rasa sakit yang saya rasakan, sekali lagi saya ucapan terima kasih BPJS Kesehatan,” tutup Erly.
