Enggan Dinikahi Dengan Seorang Tuan Guru. Calon Mempelai Wanita Kabur
LOTIM LOMBOKita- Gara gara di paksa orang tuanya untuk menikah dengan seorang tuan guru.seorang mahasiswi du salah satu PT di Mataram, lebih memilih kabur, sebagai bentuk penolakan kepada orang tuanya yang mau menikahkan dirinya dengan orang yang tidak dicintai,
Meski berkali kali dihubungi orang tuanya,namu calon mempelai wanita tak bisa di hubungi, justru hubungan komonikasipun antara orang tua dengan calon mempelai wanita terputus.
Terputusnya komonikasi dengan anaknya tersebut,membuat ibu calon mempelai wanita gelisah, karena tam ditemukan setelah mencari kesana kemari, berujung melaporkan hilangnya anakya tersebut ke polisi.
Kejadian tak adanya calon mempelai wanita saat ijab kabul akan segera di gelar tersebut, membuat warga setempat heboh, dan kejadian inipun membuat pihak mempelai lakipun yang merasa malu, membawa kasus tersebut ke polisi.
Karena merasa malu, pihak mempelai lelaki melaluin Kuasa Hukum Hairuman Syahroni MHI Mengatakan akan membawa kejadian tersebut ke jalur hukum, karena malu dan pencemaran nama baik,
Kapolres Lombok Timur AKBP Herry Indra Cahypno melalui Kasi humas Iptu Nikolas Oesman, saat di konformasi membenarkan adanya laporan terkait kehilangan anak dan pencemaran nama baik.
” untuk kasus kehilangan dilaporkan ke Polsek Aimel, dan kasus pencemaran nama baik dilapor ke Polres,” katanya,dan kedua laporan ini sedang dalam penamganan proses penyelidikan.
,
