Ditanya Dana Tanggap Darurat, Ali BD Mengaku Tidak Tahu
LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM. Ali BD mengaku tidak tahu masalah dana tanggap darurat untuk bencana gempa yang terjadi di Lombok Timur.
“Saya tidak tahu jumlah dana tanggap darurat gempa di Lotim, karena saya tidak mengurus uang. Silahkan tanya ke Sekda langsung masalah itu,” kata Ali BD saat ditany wartawan di sela-sela peresmian Kebun Raya Lemor, Suela, Rabu (8/8/2018).
Ali BD hanya menjelaskan bantuan untuk korban gempa di Sambelia dan Sembalun dari pemerintah pusat yang diterima masyarakat melalui rekening masing-masing.
Hasil verifikasi yang dilakukan terhadap korban gempa mencapai Rp 34 Milyar,akan tapi setelah terus dilakukan pendataan dan verifikasi angka terakhir mencapai Rp 39 Miliar.
“Data itu bisa bertambah jumlahnya, karena seiring dengan adanya korban gempa di tempat lainnya, bukan saja di Sambelia dan Sembalun,” kata Ali BD.
Terpisah, Sekda Lotim, H. Rahman Farly mengaku sudah menyiapkan anggaran untuk tanggap darurat dari pemerintah daerah sebesar Rp 8 Milyliar. Semuanya akan digunakan untuk tanggap darurat bagi korban gempa di Lotim.
Dalam memenuhi kebutuhan logistik yang masih kurang di lokasi pengungsian. Seperti terpal, makanan,minuman maupun kebutuhan lainnya. Agar semua masyarakat yang berada di pengungsian bisa dilayani semuanya.
“Dari Rp10 miliar dana tak terduga yang ada di Lotim, Rp 8 Milyar digunakan untuk tanggap darurat bagi korban gempa di Lotim,” tegas Sekda Lotim.