Densus 88 Sosialisasi Bahaya Radikaliame Kepqda Anggota Saka Bhayangkara Polres Lotim

Keterangan FOTO : sosialiasi radikalisme kepada anggota saka Bhayangkara Polres Lotim

LOTIM LOMBOKita Sebanyak 115 anggota Pramuka Saka Bhayangkara Polres Lombok Timur (Lotim) mengikuti latihan rutin dengan agenda pembinaan keterampilan (Binsik), Peraturan Baris Berbaris (PBB), materi Krida Tibmas, serta penyuluhan tentang bahaya paham terorisme dan radikalisme bagi remaja/pelajar. Minggu (19/4).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Utama Polres Lombok Timur ini dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Saka Bhayangkara Polres Lotim.

Pelatihan menghadirkan Tim Densus 88 Anti Teror dan Radikalisme Satgaswil NTB Mabes Polri sebagai pemateri utama untuk mengedukasi peserta tentang dampak negatif ideologi ekstrem. Selain itu, sesi Binsik dan PBB bertujuan meningkatkan kedisiplinan serta keterampilan fisik anggota,

sementara Krida Tibmas (Krida Ketertiban Masyarakat) fokus pada peran pemuda dalam menjaga keamanan lingkungan.

Ketua Dewan Saka Bhayangkara Polres Lotim H Irpan menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal

. “Kami ingin anggota Saka Bhayangkara tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat,” ujarnya.

Pamong Saka Bhayangkara Polres Lotim turut menyoroti pentingnya kolaborasi dengan instansi seperti Densus 88 guna memberikan perspektif langsung tentang ancaman terorisme. Kegiatan berjalan lancar dan tertib, dihadiri oleh perwakilan Dewan Saka Bhayangkara, instruktur, senior, dan anggota aktif.

Melalui agenda ini, Polres Lotim berkomitmen mencetak kader pemuda yang berkarakter, cerdas, dan berwawasan kebangsaan demi mendukung keamanan nasional.