Bupati Lotim Lebih Bangga Peraihan Prestasi Dengan Atlit Lokal, Dibanding Diraih Dengan Atlit Luar
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi mengaku dirinya mengaku bangga atas raihan prestasi yang di raih atlit Lombok Timur pada Porprov NTB XI 2023 lalu, dimana prestasi teraebut di raih oleh atlit lokal binaan masing masing cabor,.
” Saya mengaku bangga prestasi itu di raih oleh atlit lokal sendiri, dan tidak banngga terhadap.preatasi dengan membayar orang lain,” ungkapnya, disela membuka Rapat Kerja KONI Lombok Timur, di kantor KONI, Kamis (9/3).
Keberhasilan tersebut, menunjukkan keberhasil dari cabor dalam melakukan pembinaan, dirinya juga tak heran dengan peraiahan prestasi yang di raih Kota Mataram.
” Saya tak heran kalau Kota Mataram menjadi juara umum, karena yang baik baik itu ada disana, beda dengan kita, tak beli atlit tapi jual atlit,” ucapnya sambil berkelakar, karena prestasi tersebut, di raih dari pembinaan.
” tak kalah dengan kabupaten lain, dengan pembinana sendiri, kita sudah merasa puas,” sebutnya.
Dikatakan Sukiman, hal hal yang baik jika tidak di kelola dan di organisir dengan baik, akan menjadi tidak baik, dan dikalahlam denhantida baik, seperti yang dialami beberapa cabor, hal ini menunjukan ada anasir anasir yang menunjukkan pelayanan kurang baik.
” kalau faktor faktor keberhasilan di kelola dengan baik, maka semua kegiatan akan berjalan dengan baik,” katanya.
Terhadap kegiatan akan berhasil dengan baik, menurut Sukiman, jika melakukan beberapa hal, diantaranya, melakukan konsultasi, komonikasi, kolaborasi, dan melakukan evaluasi.
” Kalau semua itu berjalan, maka hasil yang baik dapat di raih, seperti halnya, peraihan medali Porprov XI lalu, Lotim yang sebelumnya peringkat 8, alami peningkatan menjadi peringkat 3, ” jelasnya, semua ini menunjukan konsultasi, komonikasi dan kolaborasi telah berjalan dengan baik.
Dan kegiatan Raker ini, tempat melakukan evaluasi atas apa yang telah di lakukan.
” Yang pasti tahun 2023 membawa berkah bagi Kabupaten Lombok Timur, terutama berkaitan peningkatan prestasi,” sebutnya. Seraya mencontohkan, Pada MTQ lalu, Lotim sebelumnya peringkat 6 meningkat menjadi peringkat 2, begitu juga IPM, tahun 2018 IPM Lotim berada di peringkat 9, tahun 2022 lalu IPM Lotom berada di peringkat 7,
Dan yang lebih membanggakan hasil Porprov NTB XI 2023 lalu, Lotim pada Porprov 2018 lalu, berada di.peringkat 8, pada Porprov 2023 ini berhasil menduduki peringkat 3,
” Tak hanya peringkat yang meningkat, jumlah peraihan medalipun meningkat 100 persen,” ujarnya seraya dirinya memberikan apresiasi kepada semua pihak, baik atlit pelatih dan cabor, terlebih kepada KONI Lotim
Hal senada di.ungkapkan Sekretaris KONI NTB Nur Haedin,dirinya sepakat dengan apa yang di ungkapkan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy,
” Pernyataan Pak bupati Lotim ini,dapat di jadikan contoh bagi seluruh KONI kabupaten lain pemangku olahraga,bahwa dirinya bangga dengan atlit sendiri, yang dibina dan cetak sendiri,” kata Edo panggilan alrab Nur Haedin.
Menurut Edo, untuk memperoleh medali menggunakan atlit luar, dinilai sebagai perbuatan yang sangat tidak sportif, ketika kabupaten kota beroriented terhadap perolehan medali dengan cara cara yang tidak sportif.
Sehingga dirinya selaku pengurus KONI NTB, kedepannya, pada porprov 2026, untuk memperkuat regulasi porprov, bagaimana mencetak the best atlit lokal menjadi pahlawan
” Tidak melarang kabupaten kota bertukar atlit, tapi hendaknya sprotifitas mutasi atlit juga di jaga,” tegasnya.
Hal ini di maksudkan agar pagelaran Porprov kedepan, tidak lagi memunculkan keributan gara gara masalah atlit.
” jangan kita hanya mengejar prestise, kalau kita memiliki produk yang bagus, pasti akan menghasilkan prestasi yang bagus dan prestise yang bagus juga,” katanya.
” Makanya saya setuju dengan ungkapan pak Bupati Lotim, apa bangganya menggunakan atkit kabupaten lain, dan saya minta KONI Lotim, agar mencetak atlit atlit terbaik, yang berprestasi di ajang porprov mapun PON.
” prestasi Lotim pada Porprov XI
, saya apresiasi, ini raihan prestasi luar biasa, dari peringkat 8 menjadi peringkat 3, ini tidak.mudah diwujudkan kalau tidak ada pengelolaan yang baik, saya dukung dan salut atas prestasi Lotim,” akunya.
