Bupati Iron: Perencanaan yang Matang dan Transparansi Anggaran Jadi Kunci Sukses
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur h Haerul Warisin mengapresiasi capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Lotim dalam Program Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dikembangkan oleh KPK dan Mendagri.
Meskipun Lotim masih berada di urutan keempat, Bupati optimis bahwa dengan perencanaan yang matang dan transparansi anggaran, Lotim dapat meningkatkan kinerjanya.
” Kita minta seluruh OPD agqr selalu melakukan perencanaan yang matang dan transfaransi,” ucap Iron saat pada ra0at koordinasi pencegah. Tindak pidana korupsi terintegrasu di kab lotim bersama KPK, di Rupatama 1 kantor Bupati, Senin (8/12).
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan percepatan dokumen penganggaran KUA-PPAS untuk menghasilkan perencanaan yang efektif.
“Jangan sampai perencanaan bagus tapi pelaksanaan tidak karuan,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar Dana Alokasi Khusus (DAK) dapat diselesaikan dengan cepat dan pembayaran dapat direalisasikan segera.
“Tidak boleh ada SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) karena itu artinya kita dianggap tidak mampu belanja, dan gunakan anggaran dengan seefektif mungkin,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga, Bupati mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lotim yang telah mencapai 98,5% dari target yang telah dinaikkan.
“Sebenarnya kita sudah 100% dari target awal, tapi karena targetnya dinaikkan di Perubahan, maka target berada di angka 98,5%,” jelasnya.
Iron juga menekankan, meski terjadi pengurangan anggaran tidak membuat kinerja melemah, kinerja harus dipacu terus.dan ditingkatkan.
“Mari kita berpikir dan berpandangan luas untuk menggali potensi PAD dan menggunakan SDA secara efektif,” katanya.karena potensi PAD Lombok Timur cukup banyak.
Bupati juga mengingatkan agar penggunaan anggaran tetap transparan dan akuntabel. “Sekecil apa pun penggunaan anggaran tetap harus transparan,” tegasnya.
