Bupati Iron Ingatkan Kepala Desa Tak Menolak Program Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengajak dan mengingagkan agar semua Kepala Desa di Lombok Timur, untuk mendukung program pemerintah pusat, seperti halnya program pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih yang akan di bangun dj setiap desa. Karena program ini dinilai akan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat kedepannya.
” Adanya program pembangunan kantor Koperasi Merah Putih di setiap desa ini, mestinya rekan rekan kepala desa tanggap terhadap keinginan pemerintah pusat tersebut,” Ucap Iron panggilan akrab Bupati Lotim.
Karena menurut Iron, pemerintah pusat ingin melihat setiap desa memiliki Koperasi Merah Putih. Sehingga kepala diminta untuk menyiapkan lahan. ” kepala Desa hanya diminta siapkan lahan saja, untuk biaya pembangunan di biayai oleh negara, ” sebutnya.
Dan anggaran pembangunannyapun cukup besar di gelontorkan oleh negara. ” Setelah saya browsing, dan bertanya di pusat, untuk biaya pembangunan kantor bahkan termasuk isinyapun akan dibiayai oleh negara,” Ujar Bupati.
Karena menurut Iron, Presiden Prabowo tidak ingin malu, setelah membangun kantor,apa isinya tidak dipikirkan, pasti isinyapun dipikirkan. ” Yang jelas setelah kantor dibangun isinyapun dipikirkan, sehingga para kepala Desa untuk lebih tanggap menangkap peluang bagus ini, seperti menyiapkan lahan, ” katanya.
Bila perlu, sebut Ketua DPC Gerindra Lotim ini, kalau desa tak memiliki lahan segera beli lahan, kalau tidak ada lahan milik pemda. ” Jangan justru tak memiliki lahan langsung melakukan penolakan, karena akan kasihan desanya tak bisa berkembang dan maju, “Sebutnya.
Lebih lanjut bupati Iron mengatakan, agar Koperasi Merah Putih dapat terbangun di desa, tinggal bagaimana kepala desa mensiasati terkait penyediaan lahan seluas 10 are. ” Untuk pembanguan kantor Koperasi Merah Putih ini membutuhkan lahan seluas 10 are, ” Jelasnya.
Ditegaskan Iron, kalau ada lahan pemetintah di desa tersebut dipersilahkan digunakan, dan pemerintah daerah tidak akan mempersulit, terkecuali untuk pengadaan lahan ini jangan dibebankan ke pemerintah daerah. Tetapi bagaimana desa tersebut bisa mengadakan sendiri lahan tersebut, untuk kemajuan desanya.
” Kalau desa kesulitan, bisa memanfaatkan tanah pecatunya. Bila perlu tukar guling dengan lokasi yang dekat kalau tanah pecatu jauhh,, dan saya dukung,asalkan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, ” Tegas Iron.
Masalah tukar guling ini menurut Iron tidak ada yang perlu ditakutkan sepanjang mengikuti aturan yang ada. ” Sepanjang tidak menyalahi aturan atau bermain duit, apa yang kita takutkan. Saya siap tanda tangan, karena Ini kebutuhan negara, ” Jelasnya.
Bupati Iron juga mengatakan dirinya akan mengumpulkan seluruh kepala desa untuk menjelaskan kembali keuntungan Koperasi Merah Putih ini. ” Saya telah meminta Kadis PMD untuk berkoordinasi dengan Pak Dandim terkait masalah ini, mengumpulkan seluruh kepala desa, untuk menjelaskan apa mampaat dari Koperasi Merah Putih ini, dengan menyuguhkan data, “ujarnya.
” Kami akan berikan presentasi dan berikan pemahaman kepada para kepala desa kembali, ” rugi rasanya kalau program baik ini tidak kita ambil, ” Pungkasnya.
