Bupati Iron Ajak Penyuluh Pertanian Menjadi Penyuluh Pertanian Modern

Keterangan FOTO: Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin

LOTIM LOMBOKita – Bupati Lotim H Harus Warisin menegaskan terjadinya pemotongan anggaran ditahun 2026 mencapai ratusan miliar, bukan berarti pemerintah daerah tidak bertanggung jawab. Meskipun demikian, pemerintah daerah tetap harus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Meski terjadi pemotongan ratusan miliar, bukan berarti kita tidak kerja. Ada beberapa program yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kegiatan di daerah. Kita harus memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan ekonomi daerah,” kata Bupati Iron di hadapan ratusan penyuluh pertanian dalam acara temu penyuluh pertanian di Pendopo Bupati, Selasa (23/12)

Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut Iron,mengatakan peran para penyuluh sangat besan dan penting, terutama dalam mendukung program presiden RI yaitu ketahanan pangan.

” Untuk suksesnya program. Ketahanan pangan ini, bagaiaman para penyuluh mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosongnya untuk di tanami cabe, tomat dan tanaman lain, ” Katanya.

Termasuk juga Iron meminta seluruh penyuluh pertanian untuk memanfaatkan lahan rumahnya untuk menanam cabe dan lainnya, untuk ikut membantu program pemerintah menekan inflasi.

“Kita berharap peran penyuluh pertanian dalam menciptakan inovasi inovasi, dan menjadi penyuluh modern. Bagaimana para penyuh sekarang bisa menjadi penyuluh modern, merubah tradisional menjadi modern, ” Sebutnya.

Bupati Iron mengapresiasi kinerja para penyuluh pertanian yang telah bekerja keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita harus terus berinovasi dan tidak hanya menjadi penyuluh semata,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyebutkan beberapa prestasi yang telah diraih oleh Lotim, seperti juara nasional dalam menekan inflasi dan penghargaan lainnya. “Intinya, kita harus bekerja serius dan ini kebutuhan untuk semua pihak,” kata Bupati.

Bupati juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk menekan inflasi menjelang Lebaran. “Semua cara kita lakukan untuk menekan inflasi ini,” ujarnya.

Dengan demikian, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan inflasi.