Bupati H Iron Akan Perluas Jangkauan KMP Keempat Lokasi Strategis

Keterangan foto: Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin

LOTIM LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menyiapkan langkah besar untuk merevolusi sektor perikanan. Bupati Lombok Timur H Iron, akan memperluas program Kampung Merah Putih ke empat lokasi strategis lainnya di wilayah utara dan selatan.

Keberhasilan proyek di Desa Ekas, akan direplikasi di empat titik potensial oleh Bupati Iron, yaitu Desa Tanjung Luar, Desa Labuhan Haji, Desa Labuan Lombok, dan Desa Sugian.

” Kita punya potensi besar. ada 250 keramba jaring apung (KJA).yang dapat dimanfaat untuk pelihara udang lobster, ikan kakap serta ikan-ikan lain. Ini adalah tempat menangkap sekaligus tempat memelihara,” ujar Bupati H. Iron usai peletakan batu pertama pembangunan Laboratorium International Tropical Seaweed Research Center dan Laboratorium Spesialis Kedokteran Kepulauan di Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim),

Menurut Iron, erbeda dengan daerah lain yang rata-rata mendapatkan alokasi Rp12 miliar, proyek Kampung Merah Putih, sementara Lombok Timur mendapat nilai investasi mencapai Rp 23 miliar. Angka yang besar ini sebanding dengan potensi teluk dan kekayaan laut yang dimiliki.

iron menyebutkan salah satu keunggulan utama dari Kampung Merah Putih ini yaitu hadirnya fasilitas modern yang selama ini menjadi mimpi para nelayan Pabrik Es Mandiri dengan menjamin kesegaran hasil tangkapan, dan Cold Storage (Gudang Beku) Tempat penyimpanan saat hasil laut melimpah.

” keberadaan cold storage ini kunci stabilitas ekonomi nelayan. Selama ini, harga seringkali anjlok saat tangkapan melimpah karena nelayan tidak memiliki tempat penyimpanan. Dengan adanya fasilitas ini, harga dapat dipertahankan dan pendapatan nelayan tetap stabil.” Ujarnya.

Saat ini, Pemkab Lombok Timur terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta. Proposal pengembangan telah dilayangkan, termasuk undangan khusus kepada Presiden RI untuk meresmikan proyek yang sudah rampung di Desa Ekas.

“Kami sudah bersurat dan mengirim proposal kepada Bapak Presiden. Harapan kita, Beliau bisa datang langsung untuk meresmikan. Banyak hal yang kami sampaikan di proposal itu, bukan hanya satu urusan,” tambahnya.