Bejat! Kakek di Lombok Timur Ini Tega Perkosa  Cucunya Hingga  Hamil Tiga Bulan

LOMBOKita  – kasus asusila di wilayah Kabupaten Lombok Timur makin marak. Kali ini kasus asusila menimpa sebut saja Mawar (17)  warga kecamatan Lenek Lombok Timur.

Dara remaja yang berstatus pelajar disabilitas (tuna rungu) itu harus menanggung malu akibat ulah perbuatan kakeknya, AM (60) kakeknya yang telah memperkosa dirinya hingga hamil tiga bulan.

Informasi yang dihimpun wartawan, aksi bejat pelaku terjadi saat rumah korban sepi, ditinggal neneknya pergi ke sawah dan adik korban pergi bermain.

Untuk melampiaskan nafsu bejatnya tersebut, pelaku mendatangi rumah korban saat sepi, pelaku masuk ke kamar korban yang saat itu sedang tertidur pulas.

Melihat cucunya sedang tidur, nafsu bejat pelaku makin memuncak dan memaksa cucunya mau melayani nafsu bejatnya.

Adanya ancaman dari sang kakek, korban dengan terpaksa melayani nafsu bejat kakeknya yang dilakukan akhir Desember 2021 hingga Maret 2022.

Terungkapnya kasus bejat pelaku ini oleh istrinya sendiri, yang melihat tingkah laku cucunya yang kerap muntah muntah dan tak mau pergi sekolah, dan selalu murung dalam kamar.

Untuk membuktikan kecurigaan, nenek korban membeli alat tes kehamilan, dan menggunakannya kepada korban. Bak tersambar petir, nenek korban kaget melihat hasil tes kehamilan, kalau cucunya tersebut telah hamil, termasuk membawa korban ke bidan untuk lebih menguatkan.

Lantaran ketahuan hamil, untuk mengungkap siapa orang yang telah mwnghamili cucunya, sang nenek memaksa korban untuk bercerita dan mengaku telah diperkosa kakeknya.

Setelah mendapat cerita dari korban, nenek dan orang tua korban murka dan marah terhadap pelaku dan langsung melaporkan perbuatan pelaku ke polisi, untuk diproses hukum.

Kapolsek Aikmel melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kasus tersebut.

“Kasusnya telah ditangani dan saat ini dalam.proses pengembangan penyelidikan guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.