Baru Dilantik, Pengurus BPPD Lombok Tengah Langsung Kerja
LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi membentuk dan melantik pengurus Unsur Penentu Kebijakan (UPK) Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) berdasarkan Surat Keputusan Bupati nomor 283 tahun 2018 tentang Pembentukan UPK BPPD Kabupaten Lombok Tengah.
Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri langsung melantik sembilan pengurus UPK BPPD Lombok Tengah yang berasal dari kalangan Asosiasi Kepariwisataan, Akademisi, Asosiasi Profesi, Media dan Perwakilan Air Line.
Sembilan nama dalam unsur penentu BPPD Lombok Tengah tersebut dilantik di Becingah Adiguna Praya, Jumat (4/1/2018). Pelantikan dan pengukuhan juga dihadiri Sekda Loteng, H Nursiah, Kadis Pariwisata, H. Lalu Putria, sejumlah Kepala SKPD, Asosiasi Pariwisata dan pihak terkait lainnya.
Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri pada kesempatan itu mengharapkan agar UPK BPPD Lombok Tengah bisa menjadi ujung tombak memajukan pariwisata di daerah ini. Terutama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) pasca bencana atau Lombok recovery.
Seperti diketahui, kata Pathul Bahri, pariwisata kini sudah menjadi sektor prioritas pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Hal itu tidak lepas dari sumbangsih pariwisata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, sektor pariwisata kini menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi sejak beberapa tahun terakhir.
“Kami meminta tim BPPD solid dan fokus bekerja membantu pemerintah dalam hal promosi pariwisata daerah. Saya melihat personil BPPD sudah tepat karena diisi personil yang pas. Silakan langsung kerja dan niatkan untuk ibadah,” pesannya.

Pada rapat internal yang juga dihadiri Kadis Pariwisata tersebut disepakati beberapa hal. Diantaranya pembentukan unsur pelaksana yang akan dilakukan Januari dan berlanjut ke penyusunan program kerja BPPD.
“Sesuai amanat Undang-undang, BPPD bertugas membantu pemerintah untuk promosi wisata, branding dan riset. Tiga hal ini yang menjadi pekerjaan utama BPPD,” terang Ketua BPPD Lombok Tengah, Ida Wahyuni Sahabudin.
Ida berharap, pihaknya bisa membangun sinergi dengan pihak terkait. BPPD tidak bisa kerja sendiri. Leading sektor pariwisata harus ikut terlibat maksimal dalam promosi dan memajukan pariwisata daerah. Terlebih pariwisata saat ini sudah menjadi program prioritas pemerintah daerah.
