Apel Peringatan Hardiknas di Lotim Di Rangkai Halal Bihalal Berlangsung Khidmat
LOTIM LOMBOKita – Apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (2/5), berlangsung khidmat.
Usai upacara di lanjutkan dengan kegiatan halal bihalal pasca libur idul fitri 1444 Hijriah, antara Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, Sekretaris Daerah Lombok Timur,HM. Juaini Taofik, jajaran Forkopimda, Pimpinan OPD, serta seluruh ASN lingkup Pemkab Lotim
Bupati Lotim dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, dalam amanatnya Menteri pendiddikan mengatakan pada tiga tahun terakhir banyak perubahan besar terjadi pada dunia Pendidikan di Indonesi sebanyak 24 episode merdeka belajar yang diluncurkan.
Pemerintah membawa Pendidikan Indonesia semakin dekat dengan cita-cita luhur KI Hadjar Dewantara, yaitu Pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai seorang manusia dan masyarakat.
Pada saat ini anak-anak bisa belajar secara tenang karena aktivitas pembelajaran di nilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Begitu juga Kepala Sekolah dan Kepala Daerah dapat menggunakan Data Asesmen Nasional di platform rapor pendidikan untuk memonitor perbaikan kualitas pelayanan.
” Hadirnya platform merdeka, para guru diberikan kebebasan berinovasi di kelas, dan secara sadar akan berlomba-lomba berbagi dan berkarya dengan hadirnya kurikulum merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi,” tandasnya.
Begitu juga lanjutnya,Makarim,dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel memberikan keleluasaan sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi jauh lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.
Mekanisme dana Indonesia yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung kemajuan kebudayaan.
Hari Pendidikan Nasional tahun ini sebagai upaya merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil.
” Harapan kita dengan memoment pendidikan ini dapat merancang arah perjalanan ke depan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar,” sebutnya.
