Anggota Dewan Tak Berangkat Diklat, Edwin: Sudah Saya Jewer Telinganya!
LOMBOkita – Sejumlah Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Lombok Timur bakal memberikan sanksi kepada kadernya yang duduk di kursi DPRD Lotim, tidak berangkat mengikuti kegiatan Diklat ke Jakarta.
Dua partai politik yang secara tegas akan memberikan sanksi kepada kadernya yakni PBB dan PDIP. Sementara PKB enggan memberikan komentar.
“Kita tunggu proses hukum dulu baru mengambil sikap tegas terhadap kader tersebut,” kata Ketua DPC PBB Lotim, H. Edwin Hadiwijaya di kantor KPU Lotim.
Namun begitu, tegas Edwin, pihaknya sudah memberikan teguran terhadap kadernya untuk tidak mengulangi perbuatan yang dianggap akan merugikan lembaga dewan maupun partai.
Persoalan itu, kata Edwin, menjadi pembelajaran bagi kader lain untuk tidak mengulangi masalah yang sama.
“Saya sudah jewer telinganya kader yang tidak berangkat Diklat itu,” pungkas Edwin Hadiwijaya sambil ketawa melirik anggota DPRD Lotim, HM. Zuhri.
Hal yang sama dikatakan Ketua DPC PDIP Lotim, Lalu Lukman, pihaknya akan melihat proses hukum yang sedang berjalan.
“Partai pasti akan memberikan sanksi kepada kader kalau sudah ada putusan tetap,” ujarnya.
Sementara Sekretaris DPC PKB Lotim, Apipuddin saat diminta tanggapannya terhadap kadernya yang duduk di DPRD Lotim tidak berangkat Diklat, termasuk Ketua DPC PKB Lotim, Abrori Lutfhi enggan berkomentar.
“Untuk yang ini saya no comment,” kata singkat Apipuddin.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Lotim, H. Daeng Paelori menegaskan dirinya telah memberikan teguran keras kepada kadernya yang tidak berangkat mengikuti Diklat tersebut.
