Jadi Inspektur Upacara, TGB Berdoa Semoga NKRI Tetap Terjaga

Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang digelar di landasan pacu eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Kamis.

LOMBOKita – Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang digelar di landasan pacu eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Kamis.

Dalam kesempatan sebagai inspektur upacara, TGB membacakan amanat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di hadapan seluruh peserta upacara maupun tamu undangan, pejabat daerah beserta para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTB.

Adapun para tamu undangan yang nampak hadir dalam peringatan hari jadi TNI ke-72 ini, di antaranya Wakil Kepala Polda NTB Kombes Pol Imam Margono, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, dan sejumlah pejabat SKPD, dari Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, IPDN, dan Pramuka.

Namun dalam peringatan tahun ini, ujung tombak dari tiga matra TNI yang bertugas di NTB tidak hadir. Melainkan Danrem 162/Wira Bhakti Kol Inf Farid Makruf, bersama Danlanal Mataram Kol Mar Djantayu Suprihandoko, dan Danlanud Rembiga Kol Pnb Dodi Fernando, diketahui melaksanakan upacara peringatan di Pelabuhan Dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten, bersama Presiden RI Joko Widodo.

Lebih lanjut, Gubernur NTB dalam kesempatannya sebagai inspektur upacara, menyampaikan doa dan harapannya untuk para abdi negara yang selalu berada di garis terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.

“Saya atas nama jajaran dan seluruh masyarakat NTB menyampaikan, dirgahayu TNI, selamat untuk TNI. Terima kasih atas pengabdian dan dukungannya selama ini, semoga keutuhan dan kedaulatan NKRI dapat terus terjaga,” kata TGB.

Peringatan HUT Ke-72 TNI tahun ini mengambil tema “Bersama Rakyat, TNI Kuat”. Dengan tema tersebut, makna yang terkandung didalamnya diharapkan mampu tertanam dan tumbuh berkembang dalam jiwa prajurit TNI.

“Bersama rakyat, TNI kuat, semoga makna yang terkandung didalamnya dapat terus menjadi teladan bagi para prajurit dalam mengukuhkan kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Dalam serangkaian peringatannya, TNI turut menghadirkan parade pasukan serta kendaraan operasional penunjang kegiatan lapangan.

Selain itu, tim dari Polda NTB juga ikut tampil dengan pertunjukan aksi sejumlah anggota yang menguasai keterampilan bela diri dan teknik tenaga dalam.

Namun tidak ingin ketinggalan, tim “aero modelling” binaan Lanud Rembiga juga turut mempertontonkan kebolehannya dalam mengendalikan remot kontrol pesawat jet dan paralayang.

Bahkan kemeriahan acaranya disambung dengan penampilan berbeda dari kelompok pelajar binaan Lanal Mataram. Para pelajar menampilkan sebuah karya seni yang lahir dari ragam budaya dan kearifan lokal masyarakat NTB.

Karya seni itu menjelma ke dalam bentuk tarian indah yang bergerak seirama dengan kombinasi alunan musik dari corak tiga suku yang ada di NTB, yakni Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo).

Melalui pementasan karya seni ini, diharapkan kepada generasi muda bangsa agar mengambil makna bahwa keutuhan dan kedaulatan NKRI akan tetap terjaga apabila keragaman budaya dan kearifan lokal yang sudah melekat dalam jati diri bangsa dapat terus dilestarikan.