Mataram Sediakan Rp70 Juta Buat Etalase Pedagang Ikan
LOMBOKita – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera memberikan bantuan berupa etalase kepada para pedagang ikan bakar di kawasan Pantai Gading dan Loang Baloq Kecamatan Sekarbela.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Emir Rumair di Mataram, Jumat, mengatakan untuk tahap pertama bantuan etalase diberikan kepada 30 pedagang.
“Total bantuannya sekitar Rp70 juta yang anggarannya bersumber dari dana APBD perubahan 2017,” katanya kepada wartawan.
Ia mengatakan, bantuan etalase kepada pedagang ikan di Pantai Gading dan Loang Baloq dimaksudkan agar ikan-ikan yang dijajakan pedagang lebih higienis.
Selama ini, pedagang ikan bakar di dua lokasi itu menjajakan dagangannya secara terbuka tanpa ada penutup, sehingga kesannya kurang sehat karena terkena debu.
“Harapannya, setelah adanya batuan etalase, pedagang menaruh ikan-ikan yang dijual sehingga tetap terlihat segar dan higienis, dan konsumen juga tidak ragu membeli,” katanya.
Dikatakan, kawasan Pantai Gading dan Loang Baloq dalam beberapa tahun terakhir ini terkenal sebagai pusat kuliner ikan bakar, seperti di kawasan Nipah Kabupaten Lombok Utara.
“Dua lokasi yang ada di Mataram juga menawarkan sensasi menikmati ikan bakar di pinggir pantai,” katanya.
Dikatakan, program bantuan etalase ini sebagai salah satu bentuk pembinaan terhadap nelayan dengan menyasar istri nelayan, sebab tahun ini DKP Mataram tidak mendapatkan program bantuan alat tangkap dari pemerintah.
“Anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) untuk tahun ini tidak ada, sehingga kegiatan kita fokuskan ke budi daya dan pembinaan istri nelayan,” kata Emir.
Pantai Gading berada di bagian paling selatan Kota Mataram dan sudah menjadi objek wisata baru di daerah itu bahkan Pemerintah Kota Mataram telah melakukan berbagai intervensi pada kawasan tersebut.
Karenanya, tidak menutup kemungkinan, Pantai Gading ke depan akan seperti Pantai Ampenan dan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat kota untuk rekreasi.
