2094 PPPK di Lotim Yang Dinyatakan Lulus Menerima SK, Dan Diserahka Lagsung Oleh Bupati
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur,HM.Sukiman Azmy menyerahkan 2094 SK PPPK dari tenaga pendidikan dan non pendidikan atau teknis lainnya,yang berlangsung dihalaman kantor Bupati Lotim,Kamis (10|8).
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan tidak ada dikatomi antara ASN dengan PPPK, meskipun spesifikasi karakteristik dan masa pengabdiannya berbeda.
” PPPK dan ASN mendapatkan penghasilan dan beban kerja sama, hanya kualifikasinya dan karakteristiknya yang berbeda.,” ungkapnya.
Sehingga Bupati meminta agar tidak merasa rendah dengan ASN,apalagi pengkotakan dan perbedaan dalam menjalankan tugas.Karena tugas sama mengabdi untuk masyarakat LombokTimur.
” Saya minta agar PPPK membudayakan rasa malu dan mengabdi dengan tulus dan dengan hati nurani,” katanya.
Bupati juga meminta PPPK yang bertugas di bidang pendidikan atau guru, agar berjuang melaksanakan tugas dan membekali diri dengan kemampuan yang lebih baik, agar dapat menghasilkan generasi emas di masa mendatang.
” tugas memang berat, dan membutuhkan peningkatan kapasitas,” sebutnya.
Sukiman juga mengingatkan agar membudayakan rasa malu, mulai dari malu datang terlambat, malu tidak bekerja, malu tidak mengajar, hingga malu menerima penghasilan lebih yang tidak sesuai dengan kinerja.
2.397 formasi yang tersedia pada rekrutmen PPPK tahun 2022, terisi 230 untuk tenaga kesehatan (dengan 25 formasi tidak terisi), guru sebanyak 2.050 (6 tidak terisi), dan tenaga teknis 44 (41 tidak terisi). Dari 41 formasi yang tidak terisi tersebut karena tujuh formasi tidak ada pelamar dan 34 formasi memiliki pelamar namun tidak ada yang memenuhi passing grad
