Bentuk Protes Jalan Rusak, Warga Keruak Menjadikan Jalan Berlubang dijadikan Kolam Pancing
LOTIM LOMBOKitaID – Sebagai bentuk protes terhadapat pemerintah, lantaran jalan kabupaten di wilayah Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur yang alami rusak parah, dijadikan kolam memancing oleh masyarakat setempat.
Aksi spontanitas tersebut dilakukan Ali Nusantara warga Desa Batu Putik, mereka melepas ikan di jalan rusak dan berlubang penuh air dijadikan tempat memancing, aksi tersebut dilakukan Jumat sore (7|7) lalu
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes warga Batu Putik terhadap pemerintah kabupaten yang sampai saat ini belum juga melakukan perbaikan atas kondisi jalan rusak tersebut.
Aksi ini dilakukan karena kerap terjadi kecelakaan dan pengendara terjatuh saat melintas, sementara pemerintah tak mengindahkan asanya kerusakan tersebut.
“Apa yang kami lakukan bentuk protes warga kepada pemerintah kabupaten Lotim, yang tidak kunjung melakukan perbaikan terhadao jalan yang rusak parah itu,” sebut Ali Nusantara Tokoh Masyarakat Desa Batu Putik.
Menurutnya, kerusakan jalan di wilayahnya tersebut sudah lama, bahkan masyarakat kerap bersurat kepada pemerintah kecamatan, kabupaten untuk segera memperbaikinya, namun tak pernah ada tanggapan.
Dengan aksi ini, menurut Ali, paling tidak dapat mengetuk hati para anggota dewan kita yang kabupaten maupun provinsi, bahkan DPR RI, meskipun kita tahu jalan itu seringkali dilewati para pemangku kebijakan akan tapi tutup mata dengan jalan tersebut.
“Kami mengetuk hari pemerintah daerah, anggota DPR RI, DPRD Kabupaten dan provinsi untuk segera peduli terhadap jalan rusak tersebut jangan hanya diam,” ujarnya.
Ali menambahkan pihaknya sudah seringkali bersama masyarakat menimbun jalan rusak tersebut dengan pasir, akan tapi tidak bisa berlangsung lama karena tidak ada alat berat yang digunakan untuk mamadetkan pasir yang digunakan menimbun.
Karena paling tidak harus dengan pasir dan batu kerikil digunakan untuk menimbum kemudian dipadatkan menggunakan alat berat baru bisa bertahan lama, tapi kemampuan masyarakat tidak sampai disitu.
“Kami mendengar diakhir tahun 2023 ini perbaikan jalan di Batu Putik akan tuntas diperbaiki, akan tetapi setelah kroscek tidak ada, sehingga inilah yang membuat warga menjadi sedih dengan janji-janji yang tak kunjung pasti,” paparnya.
“Untuk mengetuk hati pemangku kebijakan di Lotim makanya kami melakukan aksi ini,” tukas Ali.
Kepala Dinas PUPR Lotim, Ahmad Dewanto Hadi dalam setiap kesempatan mengatakan tahun 2023 ini tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan, akan tapi yang hanya anggaran pemeliharaan jalan saja dengan nilainya sangat terbatas.
