Kenalan Lewat Medsos, Usai Makan Bakso, Keperawanan Pelajar SMP Di Renggut Oknum Mahasiswa
LOTIM LOMBOKita – Apes nasib RR salah seorang siswi SMP warga kecamatan Suralaga Lombok Timur, menjadi korban kebejatan salah seorang oknum mahasiswa salah satu Universitas di Lotim, sebut saja AJ (19) Sabtu (1/4) malam lalu, merenggut mahkota kewanitaan korban di salah satu kos kosan milik teman pelaku yang berlokasi di wilayah kecamatan Suralaga.
Aksi esek esek yang dilakukan pelaku terhadap korban yang masih pelajar SMP dan di bawah umur. Berujung ke ranah hukum, ulah pelaku tersebut dilaporkan korban ke keluarganya, tak terima.ulah pelaku, keliarga korban melaporkan ke polisi
Informasi yang di himpun, sebelum aksi bejat pelaku terhadap anak di bawah umur tersebut, berawal dari perkenalan kedua remaja ini dari Media sosial ( Medsos ), setelah saling mengenal medsos, keduanya berjanji untuk bertemu, dan pertemuan pertama dilakukan di wilayah Aikmel malam hari, dengan alasan mengajak korban makan bakso
Saat pertemuan terjadi, pelaku mengajak korban makan bakso, sebagaimana janjinya, setelah keduanya kenyang makan bakso, pelaku mengajak korban pergi ke kos kosan teman pelaku ,
Sesampai di TKP, pelaku sempat mengobrol dengan korban, tanpa di sadari korban, tiba tiba pelaku mengambil paksa HP milik korban dan ditaruh dibatas lemari
Karena situasi kos kosan sepi, pelaku memaksa korban untuk memuaskan nafsu bejatnya.bahkan korban sempat berontak untuk keluar kamar tapi karena kekuatan badan dan pelaku sudah di rasuki nafsu bejat, korbanpub tak mampu melepaskan diri dari pelukan lelaku,
Dalam pelukan pelaku tersebut. Mahkota kewanitaan korban terenggut, dan pelaku berulang kali memuaskan nafsunya terhadap korban, hingga keduanya kelelahan sampai tertidur dan terbangun pagi hari.
Entah rayuan apa yang dijalankan pelaku, sebelum mengantar pulang korban kemesraan kedua pasangan remaja ini terlihat mesra, dan siang harinya korban diantar pulang oleh pelaku ke rumah bibiknya, Korbanpun diturun tak jauh dari rumah bibinya,
Sesampai di rumah bibiknya, korban menceritakan hal yang telah dilakukan semalam dengan pelaku, mendengar cerita korban ini, pihak korban tak terima dan langsung melaporkan kejadian yang di alami korban ke polisi.
Kapolsek Suralaga Ipda Bambang yang dikonfirmasi, membenarkan adanya kasus tersebut, hanya saja tak di tangani di Polsek, tetapi di arahkan untuk melapor ke SPKT Polres.
” Tidak ada laporan ke Polsek, karena telah disarankan melapor ke Polres,” sebutnya.
