BPJS Kesehatan Apresiasi RSUD Selong Terapkan Antrean Online

LOMBOKita – BPJS Kesehatan mengapresiasi upaya RSUD dr. Soedjono Selong untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta JKN melalui transformasi digital. Hal itu untuk mengakomodir keperluan peserta saat ingin mengakses pelayanan.

Salah satu upaya yang ditempuh oleh  RSUD dr. Soedjono Selong yakni dengan menerapkan sistem antrean online yang diintegrasikan dengan aplikasi Mobile JKN.

Dalam pemberian penghargaan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, HM Djuaini Taofik. Menurut Sekda, pemerintah daerah mendukung penuh upaya digitalisasi layanan dalam hal ini anteran Online yang terintegrasi dengan Mobile JKN, sehingga semua pasien memiliki hak yang sama dan tidak ada diskriminalisasi pelayanan terhadap pasien.

“Inovasi digital ini sangat membantu masyarakat dalam kemudahan akses layanan, sehingga tidak ada lagi diskriminasi pelayanan di Fasilitas kesehatan” ujarnya, Selasa (25/10/2022).

Selaras dengan pernyataan Sekda itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Gusti Ngurah Catur Wiguna mengatakan akan terus mendukung semua fasilitas kesehatan di wilayah kerja kantor Cabang Selong dalam meningkatkan kualitas layanan terhadap peserta JKN. Terutama dalam kemudahan layanan antrean online yang saat ini terus digalakkan oleh BPJS Kesehatan.

“Komitmen kami untuk selalu memberikan kemudahan kepada peserta agar merasa puas, yang merupakan salah satu tujuan dari Program JKN.

Oleh karena itu, kata Gusti Ngurah Catur Wiguna, seluruh Faskes di wilayah kerja Selong jelas membutuhkan layanan antrean online ini, sebagai sarana dalam peningkatan layanan terhadap peserta.

Gusti Ngurah Catur Wiguna juga mengungkapkan, BPJS Kesehatan berkolaborasi dan bekerja sama dengan rumah sakit, dan memberikan apresiasi atas implementasi antrean online yang merupakan salah satu bentuk akses yang baik dan mudah bagi peserta JKN.

Catur juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Direktur dan Manajemen RSUD Selong yang telah mendaftarkan seluruh karyawanya sebagai peserta JKN sehingga BPJS Kesehatan memberikan penghargaan atas hal tersebut.

“Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada manajemen RSUD Selong karena telah mendaftarkan seluruh karyawanya dengan total 1799 pegawai beserta anggota keluarganya, tentu ini sebagai bentuk kepedulian manajemen terhadap karyawan,” jelas Catur.

Sementara itu, Direktur RSUD Selong, dr. Muhammad Tantowi Jauhari menyatakan mendukung apa yang diharapkan oleh BPJS Kesehatan dengan melakukan digitalisasi antrean online yang sebelumnya masih manual. Dengan adanya antrean online ini, kata dia, sangat berdampak positif tehadap kumudahan peserta dalam mengakses layanan di RSUD Selong.

“Saat pertamakali melihat situasi dan keadaan apalagi saat pandemi, terkhusus untuk antrean pelayanan pasien, itu masih menggunakan antrean manual. Setelah itu, kami berupaya menyiapkan beberapa sarana dan prasarana untuk mendukung dan menunjang penggunanaan antrean online. Hingga saat ini antrean online sudah berhasil di manfaatkan di RSUD Selong,” katanya.

Tantowi juga menegaskan akan terus memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelayanan terhadap pasien di RSUD Selong. Karena, pihaknya sudah melihat dampak positif dari implementasi sistem antrean online yang sangat memudahkan para petugas kesehatan hingga pasien di rumah sakit terbesar di daerah Patuh Karya tersebut.

“Dengan adanya antrean online, kami melihat ada peningkatan dalam pelayanan untuk pasien dan memudahkan petugas dalam hal pencatatan. Harapannya agar antrean online bisa berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa meningkatkan pelayanan kami dengan lebih efektif dan efisien,” tutupnya.