Mahasiswa KKN Tematik Unram Sosialisasi Pendewasaan Usia Pernikahan dan Kesehatan Reproduksi serta Peningkatan Kualitas Gizi Balita dan Ibu Hamil di Desa Dara Kunci

Senin, 04 Juli 2022 – Mahasiswa KKN Tematik Universitas Mataram 2022 mengadakan kegiatan sosisalisasi stunting guna memberikan pemahaman penyebab serta pencegahan stunting dengan menyadarkan masyarakat bahayanya stunting di Desa Dara Kunci, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

Sosialisasi ini mengusung tema Pendewasaan Usia Pernikahan dan Kesehatan Reproduksi serta Peningkatan Kualitas Gizi Balita dan Ibu Hamil di Desa Dara Kunci, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Dengan 3 pemateri yaitu 1 pemateri dari lembaga DP3AKB atas nama Bapak Sofyan Hadi, 1 Pemateri dari Lembaga puskesmas Belanting atas nama Ibu Apriana Eka, dan 1 Pemateri dari ketua kelompok KKN atas nama Wahyu Ibnistnaini.

Kegiatan berlangsung di aula kantor Desa Darakunci, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, pada jam 08.30 WITA dan dihadiri oleh masyarakat Desa Darakunci yang terdiri dari perwakilan Ibu-ibu kader dari 8 Posyandu, staf desa Darakunci, dan juga Karang Taruna. Adapun susunan acara yaitu pembukaan oleh ketua KKN Saudara Wahyu Ibnistnaini, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Kepala Desa Bapak Faesal, sambutan perwakilan kepala KTU DP3AKB Kecamatan Sambelia, dan kepala Puskesmas Belanting. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Materi tentang pendewasaan usia pernikahan dan kesehatan reproduksi oleh Bapak/Ibu dari Lembaga DP3AKB, materi tentang peningkatan kualitas gizi balita dan ibu hamil oleh Ibu Apriana Eka dari Puskesmas Belanting, dan presentasi tentang proses pembuatan makanan bergizi berupa Puding Pisang Cokelat oleh ketua kelompok KKN Tematik.

Materi sosialisasi stunting yang di sampaikan yaitu, (1) sosialisasi pendewasaan usia pernikahan dan kesehatan reproduksi, (2) sosialisasi peningkatan kualitas gizi balita dan ibu hamil, (3) sosialisasi tentang proses pembuatan makanan bergizi. Penyampaian pemateri sosialisasi pendewasaan usia pernikahan dan kesehatan reproduksi, yang disampaikan oleh Sofyan Hadi dari DP3AKB dimana membahas tentang pengupayaan untuk meningkatkan usia pada perkawinan utama sampai mencapai usia yang ideal. Dan waktu ideal menikah dan hamil usia 21 sampai 35 tahun di mana di Indonesia tingkat pernikahan usia dini cukup tinggi dan itu dapat berdampak pada kesehatan dikarenakan umur menikah dan hamil tidak mencapai usia yang ideal.

Materi sosialisasi peningkatan kualitas gizi balita dan ibu hamil, yang disampaikan oleh Ibu Apriana Eka selaku ahli gizi di puskesmas Belanting dimana membahas tentang asupan nutrisi yang merupakan hal yang sangat penting di dalam kehamilan karena apabila kebutuhan gizi ibu hamil tidak tercukupi maka berat badan ibu dan janin akan susah bertambah yang menyebabkan kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan ibu dan janin. Pencegahan stunting dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat contohnya olahraga yang teratur, minum air putih dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun). Materi terakhir oleh ketua kelompok KKN atas nama Wahyu Ibnistnaini membahas tentang pemberian makanan tambahan PMT (Pendamping Makanan Tambahan) pada balita yang mengalami stunting. Dimana stunting merupakan permasalahan gagal tumbuh pada anak, sehingga pada kegiatan sosialisasi ini diberikan materi mengenai makanan apa saja yang perlu dikonsumsi contohnya mengandung protein nabati dan hewani, karbohidrat, dan macam- macam vitamin sebagai salah satu cara pencegahan dari terjadinya Stunting. Materi ini mengusung tema pembuatan puding pisang, karena buah ini menyimpan segudang manfaat untuk perkembangan si kecil dimana pisang mengandung kalium vitamin B6 vitamin C magnesium dan zat besi.

Harapan kami tim KKN Tematik Unram 2022 serta pihak desa semoga dengan adanya Sosialisasi yang diselenggarakan dapat mengurangi tingkat pernikahan dini di Desa Dara Kunci dan meningkatnya gizi ibu hamil dan balita dalam rangka mencegah sekaligus mengatasi stunting di Desa Dara Kunci, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.