Rencana Sirkuit Motocross, Dewan Dorong Pemda Cari Terobosan ke Pusat

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Rumiawan, S.Sos

LOMBOKita – Kalangan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah mendorong pemerintah daerah setempat mencari terobosan ke pemerintah pusat untuk menindaklanjuti rencana pembangunan sirkuit motorcross di wilayah utara Lombok Tengah.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Rumiawan menyambut baik rencana pembangunan sirkuit motocross yang rencananya akan dibangun di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara.

“Wilayah selatan kan sudah dijadikan obyek wisata super prioritas oleh pemerintah pusat dan telah terbangun kawasan perhotelan di Mandalika, ditambah pula dengan adanya sirkuit Mandalika. Maka, wilayah utara juga perlu kita pikirkan sebagai penyeimbang pembangunan,” kata Lalu Rumiawan di kantornya, Rabu (8/3/2022).

Karena itu, kata polisiti Partai Golkar itu, pemerintah daerah harus pintar mencari terobosan baru untuk mewujudkan rencana pembangunan sirkuit motocross itu. Sebab, wilayah utara Lombok Tengah memang sangat layak menjadikan sirkuit motocross sebagai wisata baru di daerah itu.

“Mau tidak mau menang harus kreatif mencari peluang ke pusat jika ingin pembangunan Sirkuit Motocrooss dapat terealisasi. Sebab, kekuatan anggaran daerah kita masih relatif kecil jika harus membangun sirkuit motocross,” tandas Rumiawan.

Bagaimana dengan lokasi sirkuit motocross di pulau Sumbawa?, Rumiawan menanggapi santai. Ditegaskannya, kebutuhan olahraga masyarakat di pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat cukup besar, sehingga tidak masalah jika sarana dan prasarana olahraga diperbanyak. Bahkan, bila perlu masing-masing daerah punya sendiri-sendiri, itu makin bagus.

“Semakin banyak sarana olahraga untuk masyarakat mengembangkan bakat, maka semangat kompetisi juga semakin besar untuk menorah prestasi ke tingkat nasional,” kata Rumiawan.

Rumiawan menilai, wilayah utara Kabupaten Lombok Tengah sangat potensial dijadikan lokasi sirkuit motocross, sebab selain panorama alam yang cukup indah, juga kondisi tanah yang sangat memungkinkan.

“Kalau jadi dibangun, maka akan menghidupi kawasan wisata di wilayah utara. Efek domino yang akan ditimbulkan pasti sangat besar untuk kemajuan daerah dan kesejahtaraan masyarakat,” tandas Rumiawan.