Duh! Tiga Karyawan Proyek Kampus Poltekpar Lombok Positif Covid-19
LOMBOKita – Tiga orang karyawan proyek pengembangan Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni MT, MJ dan WT terkonfirmasi positif virus Covid-19.
Tim Surveilands Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Edy Sahroji membenarkan tiga orang karyawan yang dipekerjakan PT Nindiya Karya asal Pulau Jawa itu positif Corona.
“Pada tanggal, 3 Juli ada tim Kesehatan PT. Nindya yang menghubungi Surveilands terkait adanya karyawan yang positif. Kemudian Tim surveilands Dinkes langsung turun untuk melakukan tracing dan testing kepada 34 karyawan dan ditemukan 2 yang positif. Jadi 2 orang positif hasil tracing dan 1 orang positif setelah melakukan pemeriksaan mandiri di Cyto,” kata Edy Sahroji dihubungi wartawan, Kamis (8/7/2021).
Pihak perusahaan yang mempekerjakan 3 orang karyawan yang positif Covid-19 itu dikarantina di tempat karantina, dua orang dikarantina di mess proyek yang ada di dalam kawasan Kampus Poltekpar Lombok dan satu orang melakukan isolasi mandiri di salah satu rumah kost di Kota Praya.
Atas dasar informasi itu, lanjut Edy, Tim Surveilands Dinas Kesehatan Lombok Tengah meminta kepada PT Nindiya Karya menyiapkan tempat karantina khusus untuk tiga orang yang positif Covid-19 tersebut.
Dikatakan Edy, tiga karyawan yang positif Covid-19 itu saat ini dalam keadaan baik dan hanya bergejala ringan.
“Kita berikan KIE untuk melakukan isolasi mandiri saja sambil memantau perkembangan 5 hari ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok melalui Humas PPL Herry Sastrawan menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek. Herry mengakui adanya tiga karyawan pelaksana proyek positif Corona.
Sebab, kata Herry, pihak pelaksana proyek secara aktivitas tidak bersinggungan langsung dengan pihak kampus yang berada di depan Kantor Bupati Lombok Tengah itu.
“Opersional kampus saat ini juga masih WFH dan WFO sesuai arahan kementerian dan edaran Gubernur,” tandas Herry.
Dikatakan Herry, ketiga karyawan proyek itu terpapar virus Corona kemungkinan lantaran kecapekan. Namun pihak perusahaan sudah menyiapkan tempat karantina khusus.
“Alhamdulillah, kondisi temen-temen (yang positif Corona) itu sudah membaik,” ucap Herry meniru pernyataan pihak perusahaan pelaksana proyek.
