Satlantas Polres Lotim, Gelar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

LOMBOKita – Berbagai inovasi terus di kembangkan Satuan lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur, dalam memberikan edukasi pada masyarakat, supaya lebih meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kegiatan edukasi keselamatan ini, kemasan dari rangkaian kegiatan Operasi Keselanatan Gatarin 2019, dengan melibatkan ibu ibu Bhayangkari dan Polwan,” ungkap Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Ryan Faisal.

Menurut Ryan, keterlibatan para  ibu ibu bhayangkari dan Polwan ini, dengan menggunakan kain kebaya, saat membagikan coklat dan bunga, dapat meraih simpati, dan dapat langsung melakukan edukasi pada masyarakat,supaya tetap  meningkatkan keselamatan dan tertib berlalu lintas,

“Dengan simpati para ibu ibu bhayangkari dan Polwan ini, dapat langsung mengedukasi para pengendara saat memberikan bunga dan coklat, agar selalu menjaga keselamatan dan tertib dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Menurut Ryan, selain melakukan edukasi keselamatan, dalam melakukan kegiatan operasi Keselamatan Gatarin ini, tindakan kepada para pengendara yang terjaring operasi tetap dilakukan, seperti tak mengunakan helm pengaman, tak melengkapi surat surat kendaraan.

“Kegiatan ini akan di gelar selama 14 hari, dengan kemasan berbeda beda,” katanya.

Lebih lanjut Ryan mengatakan, Kegiatan Operasi Keselamatan Gatarin 2019 ini, digelar juga dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah, terutama pasca pilpres dan Pileg, apalagi sebentar lagi puasa.

“Alhamdulillah, pasca pilpres dan Pileg Lotim tetap kondusif,bahkan masyarakat akan makin khusuk dalam menjalankan ibadah puasa nantinya,” jelasnya

Kegiatan operasi keselamatan Gatarin ini, juga dilakukan Samsat Keliling, pembuatan SIM keliling,semua melibatkan para wanita, sebagai bentuk penghargaan terhadap para wanita yang baru baru ini, telah memperingati Hari Kartini.

Disinggung angka kecelakaan lalu lintas teriwulan pertama tahun 2019, Ryan mengatakan,  jumlah kasus sebanyak 92 kasus .29 diantaranya korban Meninggal Dunia (MD), yang alami luka luka angkanya mencapai 100.