Puluhan Siswa Di Lombok Timur Diamankan Pol PP Ketika Asyik Main PS Saat Jam Sekolah

Keterangan foto: para pelajar yang diamankan satpolPp di? Lokasi plystison

LOTIM LOMBOKita- Puluhan siswa SMA di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena bolos sekolah, Senin (12/10/2026). Mereka diamankan ketika sedang asyik main PlayStation (PS).

Sekretaris Satpol PP Lombok Timur, Muhammad Irwan Agus, menyebut sekitar 23 orang siswa SMA telah diamankan oleh petugas di lapangan. Mereka diamankan ketika sedang asyik main PS.

“Inilah tugas teman-teman kami di Satpol PP mengamankan hal ini, supaya memberikan efek jera kepada anak-anak kita (siswa). Karena seharusnya dari rumah dia itu izin sama orang tua untuk ke sekolah, tapi kenyataannya ternyata anggota kami mengamankan mereka di tempat rental PlayStation,” terang Irwan, Senin (12/10/2026).

Irwan berujar, hari ini kedua kalinya petugas Satpol PP mengamankan para pelajar SMA yang bolos saat jam pelajaran sekolah. Para pelajar kerap terjaring razia ditemukan merokok di warung-warung di pinggir pantai.

“Kemarin juga ada anak-anak yang sedang merokok di warung di jam pelajaran, kami sudah amankan dan saat ini juga anak-anak SMA, SMK kami amankan. Dan sering juga kami lakukan pengamanan di jam sekolah, ada yang di pinggir pantai juga,” imbuh Irwan.

Petugas kemudian membawa para siswa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan. Setelah itu, para siswa akan diserahkan kembali ke pihak sekolah.

“Kami kembalikan ke sekolahnya. Kami juga melakukan pembinaan, dan memang kami juga sudah melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah juga. Jadi gitu, kami melakukan pembinaan-pembinaan, sosialisasi kepada anak kaitannya dengan bolos sekolah, bagaimana menghindari penggunaan narkoba, dan segala macamnya,” terang Irwan.

Satpol PP Lombok Timur akan terus melakukan patroli untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan masyarakat. Baik itu menyasar warung remang-remang maupun para pelajar yang bolos saat jam sekolah.

“Patroli tetap kami laksanakan dari pagi sampai malam malah patroli kami, tetap kami lakukan karena gangguan keamanan ini bukan hanya terjadi di malam hari saja. Pagi hari juga ada gangguan keamanan, dan ini salah satunya adalah anak sekolah yang bolos dan bagaimana penertiban lapak-lapak remang-remang juga,” ujar Irwan.