Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Diproyeksi Tembus Rp5 Triliun, ITDC-BPS Lakukan Survei
OTENG LOMBOKita — Penyelenggaraan ajang balap dunia MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang positif dari tahun ke tahun. .
“Penyelenggaraan MOto GP ini, kita optimistis dampak ekonomi atau multiplier effect pada ajang tahun ini berpotensi menembus angka lebih dari Rp5 triliun.” Ungkap Gubernur NTB HL M Iqbal di dampingi Wagub Bq Hj Indah Damayanti Putri, serta Grecita perwakilan LTDC.
Menurutnya angka pasti terkait capaian tersebut masih dalam tahap kalkulasi dan belum dapat diumumkan secara resmi ke publik.
“Kami belum bisa membuat prediksi pasti untuk tahun ini. Yang jelas, kita lihat ada kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun,Penyelenggaraan tahun sebelumnya, dampak ekonomi yang dihasilkan berhasil memecahkan rekor dengan angka multiplier effect mencapai 4,7 hingga 4,8 triliun rupiah.” Ujarnya.
Bahkan beharapan tahun ini bisa mencapai 5 triliun plus-plus. Tapi ini belum bisa kita sampaikan sekarang karena proses survei masih berjalan,.
Untuk memastikan akurasi data terkait perputaran uang dan dampak ekonomi terhadap masyarakat lokal maupun nasional, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) serta Badan Pusat Statistik (BPS).
“ITDC bekerja sama dengan ITB dan BPS sedang melakukan survei di lapangan saat ini. Kita berharap bisa segera mendapatkan estimasi pasti berapa multiplier effect-nya,” pungkasnya.
Proses evaluasi dan pembenahan terus dilakukan oleh pihak pengelola guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan dari tahun ke tahun, sekaligus memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat di NTB dan Indonesia pada umumnya.
