Pemerintah Provinsi NTB Gelar Konsultasi Publik Amdal Pembangunan Jalan Bypass Port to Port Segmen Ganti–Pringgabaya
LOTIM LOMBOKita — Pemerintah Provnsi Misa Temggwe Barat (NTB) menggelar konsultasi publik terkait penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk rencana pembangunan jalan bypass port to port segmen Ganti–Pringgabaya.di HOTEL Syariah Selong. Lotim, Rabu
Diskusi publik ini digelar untuk menyerap aspirasi dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dari Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga jajaran LHK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Termasuk perwakilan dari 6 kecamatan serta 28 desa yang jalurnya akan dilalui oleh proyek ini turut hadir.
Kepala Dinas PUPR NTB L Kusuma Wijaya dalam sambutannya. Mengatakan
Pembangunan jalan bypass ini dirancang sebagai upaya strategis pemerintah dalam memangkas biaya perjalanan logistik serta mengurai kepadatan lalu lintas.
” sekarang ini, jalur utama Lembar hingga Kayangan membutuhkan waktu tempuh minimal 2 jam, dan dapat membengkak hingga 2,5 sampai 3 jam pada jam padat.” Ucapnya.
Dengan adanya jalur baru ini, menurut Kusuma, pemerintah berharap dapat meningkatkan aksesibilitas, mempercepat waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Pulau Lombok yang selama ini belum berkembang secara optimal.
” Selain mendukung konektivitas lokal, proyek ini juga ditujukan untuk memperlancar jalur transportasi antar-pulau menuju Bali, Jawa, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).” Sebutnya.
Disebutkan Kadis daalam diskusi.publik ini, nantinya, Seluruh masukan dan catatan yang disampaikan oleh warga serta perwakilan daerah dalam forum konsultasi publik ini akan dirangkum oleh tim konsultan guna mengidentifikasi kondisi riil di lapangan.
Warga yang tidak sempat menyampaikan pendapat secara langsung juga difasilitasi dengan formulir tanggapan tertulis.” Ujarnya.
Hasil dari konsultasi publik ini nantinya akan ditindaklanjuti sebagai bahan penyempurnaan dokumen Amdal dan perencanaan proyek ke depan.
