Pemkab Lotim Susun Strategi Turunkan Kasus Stunting Tahun 2026
LOTIM LOMBOKita – Pemkab Lombok Timur terus mencari strategi menekan dan menurunkan angka kasus atunting.menuju generasi emas 2045.nelalui kegiatan rakor merepleksi capaian. Dan persiapan kongkrit penekanan kasus stunting. yang digelar di pendopo Bupati, Selasa (30/12).
” untuk menekan dan menurunkan angka stunting ini, kolaborasi lintas sektoral untuk ditingkatkan,” ucapnya dalam kegiatan rakor tersebut.
“Penanganan Stunting adalah salah satu langkah menuju generasi sehat. Kita harus bekerja sama untuk mencapai ini,” katanya.
Menurut Zaidar. Kasus stunting di Lotim dinilai masih tinggi, sehingga dibutuhkan strategi penurunan.
“Kita harus menyisir kantong-kantong stunting di kecamatan dan meningkatkan koordinasi lintas sektoral,” tambah Zaidir.
Dalam kesempatan itu juga, Zaedar mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam percepatan dan pencegahan stunting, menuju generasi emas yang sehat dan tangguh.
Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Lotim HM Edwin Hadiwijaya, angka kasus stunting di Lotim.dinilai masih tinggi.
” melalui rakor ini kita mencari strategi untuk menurunkan kasus stunting tersebut ” katanya. Seperti melibatkan peran seluruh elemen seperti toga. Tomat serta iNGO.
Dalam menekan angka stunting tersebut wabup mengatakan semua stekholder dilibatkan seperti BUMD maupun perbankan yang ada di Lotim. ” angka penurunan stantung di tahun 2025 hanya 5 persen, dibandingkan tahun 2024,” sebutnya.
