Belasan Santri Ponpes Al Majidiyah Majidi Terserang Penyakit Diare dan Gatal

LOTIM LOMBOKita – Kasus diare dan gatal menyerang Belasan Santri Pondok Pesantren Al Majidiyah NWDI Majidi Kelurahan Majidi Kecamatan Selong Lombok Timur. korban langsung dibawa pihak sekolah ke Puskemas Denggen. Dugaan kasus diare dan gatal disebabkan sanitasi dilingkungan sekolah kurang bersih.

” ada belasan siswa yang dibawa gurunya ke Puskesmas untuk berobat, para siswa tersebut mengidap penyakit diare dan gatal,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Denggen I Ketut Kariadi saat dikonfirmasi,Senin.

Dikatakan Kariadi dari jumlah tersebut siswa yang terserah diare belasan orang, dibanding yang alami gatal hanya beberapa orang.

Terhadap adanya belasan yang datang berobat ke Puskesmas, menurut Kariade pihaknya bersama Tim langsung turun lapangan dengan mengunjungi Pondok pesantren melakukan pemeriksaan lingkungan.

” Kita langsung mengunjungi lokasi pompes, untuk melihat penyebab belasan siswa alami sakit diare dan gatal ” sebutnya.dan menemukan kondisi lingkungan tempat memasak. MCK dan lainnya dinilai kondisinya memprihatinkan, terutama air yang diminum para santripun tanpa dimasak.

” Sanitasi kesehatan lingkungan Ponpes kurang dijaga maka inilah salah satu penyebab timbulnya penyakit,” ujarnya.

Ketut Kariadi juga mengatakan, sebelumnya pihaknya telah berkunjung ke ponpes untuk memeriksa kondisi lingkungan, saat itu ditunjukkan. Lokasi yang bersih, tetapi saat melakukan peninjauan secara mendadak, ternyata kondisi lingkungan ponpes memprihatinkan. Apalagi setelah adanya belasan santri alami diare dan gatal dibawa berobat ke Puskesmas.

“Apa yang ditemukan petugas saat tidak bersurat, kondisi riil ponpes kurang menjaga kesehatan lingkungan,” jelasnya, seraya meminta i pihak ponpes untuk lebih menjaga kesehatan lingkungan agar terhindar dari penyakit.