Wakil Gubernur NTB Kukuhkan Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB
LOTIM LOMBOKita – Untuk memperkuat gerakan literasi di NTB, Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri mengukuhkan Bunda literasi Provinsi dan Kabupaten kota se NTB di pendopo Bupati Lombok Timur. Kamis (2/7). pengurus Bunda literasi ini dijabat oleh istri Gubernur NTB untuk Provinsi dan para istri para Bupati dan Walikota.
” IPM NTB berada di peringkat 27 dari 34 provinsi di Indonesia ini, sehingga membutuhkan intervensi semua stekholder,seperti dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, termasuk Bunda literasi untuk mencerdarkan generasi muda NTB,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr H Ashari, saat memberikan laporan pada pengukuhan Bunda literasi di Pendopo Bupati Lotim.
Tidak itu saja keterlibatan para kepala desa juga diharapkan, seperti ketersediaan perpustakaan desa, sebagaimana implementasi yang diamanatkan UU tengang perpustakaan.
” tak hanya berkaitan IPM, gemar membaca juga NTB berada di pringkat bontot, sehingga intevensi yang diharapkan,”sebutnya.karena salah satu langkah mencerdaskan generasi muda ysitu dengan menggiatkan gemar membaca.
Sementara itu Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi pengukuhan. “Kami merasa bangga menjadi tuan rumah, ini tentu akan membawa dampak positif. Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan,” ucapnya.
Disebutkan H Iron panggilan akrab Bupati Haerul Warisin. Dirinya tak menampik kalau tingkat literasi Lombok Timur berada di peringkat kedua di NTB, dan kedepan menjadi peringkat pertama, bila perlu melampau angka rata rata nasional.
“Pemerintah berharap, keberadaan Bunda literasi ini untuk menjadi garda terdepan membudayakan gemar membaca,” sebutnya.
Sedangkan Bunda Literasi NTB, Sinta Agatha Soedjoko, dalam sambutannya, mengatakan, dalam meningkatkan minat baca generasi muda ini, harus berdamai dengan era digital saat ini.
“Literasi kini harus sejalan dengan perkembangan zaman. Kita semua punya peran bagaimana generasi muda tidak hanya melek baca tetapi juga melek digital. Literasi tidak bisa hanya dari bunda literasi saja, namun juga harus bersinergi dengan semua stakeholder dari PAUD hingga perguruan tinggi,” ajaknya.
Pengukuhan Bunda Literasi ini menjadi tonggak penting dalam penguatan gerakan literasi di NTB, dengan harapan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dapat membentuk generasi yang cerdas dan melek informasi menuju NTB yang makmur dan mendunia.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu indikator utama dalam meningkatkan IPM. Oleh sebab itu, para Bunda Literasi diharapkan menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat.
“Peran seorang bunda sangat penting dalam pendidikan. Diharapkan para Bunda Literasi di kabupaten/kota dapat menjadi inspirasi, membagikan pengalaman kepada Bunda Literasi di desa dan seluruh pegiat literasi,” katanya.
