Bupati H Iron, Gelar Rakor Pengelolaan Pariwisata Tertib dan Berkelanjutan
LOTIM LOMBOKita – Mengatasi permasalahan pariwisata di Lombok Timur, khususnya di wilayah Ekas Kecamatan Jerowaru Lombok Timur, dan menjadikan panti Ekas menjadi lebih baik, Bupati Lotim H Iron panggilan akrab H Haerul Warisin di dampingi Wakil Bupati HM Edwin Hadiwijaya dan Sekda Lotim HM Juaini Taofik. Memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama stakeholders pariwisata Ekas, di Pendopo Bupati Lombok Timur.
Dalam arahannya, Bupati Iron mengatakan rakor yang digelar tersebut, untuk memberikan solusi terbaik terkait pantai Ekas yang eksotis tersebut, Pemkab melibatkan berbagai stekholder. Termasuk membentuk tim khusus, dengan tujuan pariwisata Ekas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan Pemkab Lombok Timur, melalui pengelolaan pariwisata tertib dan berkelanjutan.
Bupati juga menjelaskan sebelumnya pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan seluruh pelaku bidang usaha jasa di Kantor Bupati Lombok Timur, termasuk pelaku hotel, restoran dan wisata.
” Pantai Ekas ini sangat eksotis, sehinga banyak turis yang datang untuk berselancar (surfing),” katanya.
Yang menjadi daya tarik pantai Ekas, Luang Rundun serta Serewe bagian selatan ini yaitu Ombaknya. Sehingga kerap memunculkan konflik dan persaingan tidak sehat. utamanya diduga dilakukan pengelola wisata dari luar Lombok Timur.
Dan permaslahan inipun kerab menjadi keluhan para investor, pemilik dan pengelola wisata di Selatan Lombok Timur tersebut, meski sebelum belumnya berbagai upaya penyelsain telah dilakukan namun tak menemukan kesepakatan.
Sehingga berkaiatan dengan itu, menurut Warisin Pemda Lombok Timur hadir, peduli, dan melindungi kepentingan masyarakat dan bisnis pariwisata di wilayah tersebut.
” disinilah pentingnya solusi terbaik, terutama keberadaan aturan,seperti awik-awik ataupun peraturan daerah,” tegasnya.
Warisin juga menekankan Pemda akan menyediakan Pos Pelayanan Pariwisata terpadu di lokasi pantai wilayah Ekas dan lokasi lainnya. Dan hal ini akan digawangi oleh Dinas Pariwisata.
“bentuk kepedulian perkembangan pariwisata wilayah Selatan, maka Pemkab memulai melakukan penertiban, kalau tidak tertib maka akan berimbas pada masyarakat setempat, terutama terkait keadilan dan kesejahteraan masyarskat,” lanjutnyam
Bahkan Bupati Warisin didepan para pengusaha pariwisata wilayah Selatan, mengatakan terkait persoalan yang terjadi di pantai Ekas beberapa waktu lalu, yang sempat viral, telah melakukan pembahasan bersama Bupati Lombok Tengah, serta Pemprov yang di hadiri Plh Sekda NTB L Fauzal
” hasil Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan, masing masing wilayah untuk mengamankan pengelolaan pariwisata di daerah masing-masing,” sebut Iron
