Gara-gara Uang Rp 2000,Pemuda di Lotim Tega Tebas Tetangganya Hingga Masuk IGD

Keterangan FOTO : Korban Saep yang dianiaya tetangganya hingga alami luka di leher, Selasa malam

LOTIM LOMBOKita – Hanya gara gara uang Rp 2000, RH (29) warga Gerung Permai Kecamatan Suralaga Lombok Timur NTB, tega menebas Saep (30) teman sekampungnya menggunakan senjata tajam (sajam), Selasa malam (18/3).

Akibat tebasan tersebut. Korban alami luka sayatan di lehernya, warga yang melihat kejadian langsung melarikan korban ke Puskesmas Kerongkong untuk mendapatkan perawatan. Korbanpun kini masih menjalani perawatan di PKM Kerongkong.

Kasus ini, dalam penanganan Polsek Suralaga, dan terduga pelaku kini dalam perburuan polisi

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban, berawal dari korban mendapat laporan dari anaknya yang berumur 10 tahun, yang tiba tiba pulang sambil menangis dan menceritakan, kalau uang Rp 2000 miliknya telah diambil paksa oleh adek pelaku. Mendapat laporan dari anaknya korbanpun pergi mencari adek pelaku. Saat bersua adek pelaku membantah apa yang dituduhkan kepadanya tidak benar.

Korban dan anaknyapun usai bertemu langsung pergi. Tanpa dinya korban saat itu tidak langsung pulang namun menyempatkan diri duduk di salah satu berugak yang ada di TKP. Ketika asik duduk datang pelaku bersama ibu dan adeknya yang dituduh telah merampas uang anak korban, sambil marah marah.

Tanpa di sadari oleh korban, tiba tiba dari belakang pelaku mengayunkan sajam ke arah korban, dan mengenai leher . Korban yang di serang secara tiba tiba dari belakang langsung berbalik, dan melihat pelaku kembali mengayunkan sajam kearahnya, korbanpun berhasil mematahkan serangan pelaku untuk kedua kalinya tersebut. Dan korbanpun menyempat dirinberlari ke rumah warga yang ada di TKP, dalam pelariannya itu korban menemukan parang dan kayu di rumah salah seorang warga, korbanpun mengambil parang dan kayu tersebut dan kembali ketempat semula untuk mencari terduga pelaku. Ternyata pelaku bersama ibu dan adiknya telah pergi.

Warga yang melihat korban bersimbah darah.wargapun langsung melarikan korban ke PKM Dasan Lekang untuk mendapatkan perawatan intensif. Usai diobati korbanpun langsung mendatangi Polsek Suralaga untuk melapor.

Kapolsek Suralaga IPTU Bambang S melalui Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Oesman saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah Desa Gerung Permai tersebut.

“Laporan telah diterima dan saat ini dalam proses penyelidikan,” katanya, bahkan identitas pelakupun sudah didapat.

” kita sarankan pelaku menyerahkan diri saja,” inbaunya,