3 Pabrik Rokok Berdiri di Barabali, DPRD Loteng Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal

LOMBOKita — Keberadaan tiga pabrik rokok di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mendapat dukungan dari kalangan DPRD Lombok Tengah karena dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi NasDem, Ki Agus Azhar, mengatakan keberadaan tiga pabrik tersebut menjadi peluang bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Tentu kami dukung keberadaan pabrik ini, sebab banyak warga kita yang menjadi tenaga kerja di tempat ini,” kata Ki Agus Azhar.

Politikus yang juga berasal dari Desa Barabali tersebut menilai keberadaan industri di wilayahnya dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. Terlebih, upah yang diterima pekerja dinilai cukup menjanjikan.

“Sehari mereka bisa meraih upah Rp300 ribu. Ini kan luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Ki Agus, keberadaan tiga pabrik tersebut juga menjadi momentum bagi pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Ia berharap ke depan perusahaan dapat memperluas penyerapan tenaga kerja dari masyarakat lokal.

“Ini kan baru permulaan. Ke depannya pasti akan membutuhkan tenaga lebih banyak lagi,” jelasnya.

Tiga pabrik rokok tersebut diketahui merupakan milik pengusaha asal Lombok Tengah. Ketiganya resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri.

Peresmian tersebut turut dihadiri Kapolresta Lombok Tengah, jajaran DPRD Lombok Tengah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Keberadaan industri tersebut diharapkan tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, khususnya Desa Barabali dan Kecamatan Batukliang.