UNW Mataram Utus 9 Program Studi pada Program KKN Tematik di Desa Pringgarata

LOMBOKita – Universitas Nahdlatul Wathan Mataram (UNW) Mataram menurunkan 15 orang mahasiswa untuk memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pringgarata.

Mewakili institusi, kegiatan serah terima mahasiswa KKN dilakukan di Aula Kantor Desa Pringgarata oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rajabul Gufron, M.A.

Pemerintah Desa Pringgarata menyambut dengan hangat kedatangan mahasiswa KKN Tematik UNW Mataram. Para tokoh sentral di Desa Pringgarata seperti M. Imamuddin dan Mukarramul Azmi ikut memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program KKN ini. Kegiatan yang bertajuk KKN Tematik XXXI tahun 2023 ini akan dijalankan selama 45 hari ke depan.

M. Imamuddin memberikan sambutan hangatnya dengan, mulai hari ini adik-adik sudah menjadi bagian dari keluarga masyarakat Desa Pringgarata.

Mahasiswa KKN UNW Mataram tidak hanya disambut di Kantor Desa Pringgarata, namun juga disambut langsung di Pondok Pesantren Arrahmah NW Pringgarata oleh Dewan Pembina Yayasan, Ustaz Khaeril Anwar, M.H.

Dalam sambutannya, Sekjend Lebah NW itu juga berpesan esensi terpenting sebagai anjum-anjum Nahdlatul Wathan adalah mampu memberikan manfaat kepada Nahdlatul Wathan, anfauhum binahdlatul wathan melalui program pendidikan, sosial, dan dakwahnya.

Program KKN ini merupakan wujud nyata dari kontribusi UNW Mataram dalam menjalankan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.

Selama 45 hari ke depan mahasiswa akan memulai kegiatannya dengan melakukan riset untuk memetakan potensi desa agar mampu mengembangkan program-program yang komprehensif, produktif, dan berkelanjutan (sustainable). Tujuan utama dari kegiatan KKN ini adalah untuk melatih mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan masyarakat.

Menutup serah terima mahasiswa KKN ini, Rajabul Gufron berpesan mahasiswa merupakan representasi institusi di masyarakat.

“Adik-adik adalah perpanjangan tangan dari UNW Mataram, untuk itu berikan yang terbaik dan jaga citra kampus di tempat ini. Indikator keberhasilan KKN ini adalah ketika adik-adik mampu memberikan kesan positif kepada masyarakat dengan laku dan tutur yang baik,” pesan M. Rajabul Gufron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini