Site icon LOMBOKita

Untung ada Corona

Pandemi Covid-19 merupakan suatu hal yang sangat menakutkan bagi hampir semua orang di dunia belakangan ini. Kita semua mengetahui bahwa menurut data yang ada, sudah banyak korban yang berjatuhan akibat dari pandemi Covid-19 ini. Kondisi pada awal-awal terjadi atau mewabahnya virus Corona ini menimbulkan ketakutan yang sangat luar biasa, bahkan negara kita sendiri sempat ingin melakukan lockdown untuk mencegah adanya virus Corona tersebut bisa menyebar di negara kita ini.

Kemudian dari hal tersebut banyak sekali kerugian dari berbagai macam aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial, politik, agama, dan yang lainnya. Pandemi ini bagaikan monster yang menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

Terlepas dari semua itu, saya memiliki perspektif yang lain, dimana saya berfikir bahwa pandemi Covid-19 ini juga banyak memberikan pelajaran penting tentang suatu kebersamaan yang bisa menumbuhkan sikap solidaritas sosial kita sendiri.

Jika menganalisis dari teori solidaritas sosial, menurut Emile Durkheim yang mengemukakan bahwa “Solidaritas adalah perasaan saling percaya antara para anggota dalam suatu kelompok atau komunitas. Kalau orang saling percaya, maka mereka akan menjadi satu atau menjadi persahabatan, menjadi saling hormat-menghormati, menjadi terdorong untuk bertanggung jawab dan memperhatikan kepentingan sesamanya.” (Soedijati, 1999:25).

Berangkat dari konsep teori yang ditawarkan diatas, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa dengan adanya Pandemi Covid-19 ini, kita bisa mengembangkan rasa solidaritas sosial kita untuk saling mempercayai kepada orang lain agar sama-sama bisa mencapai suatu kondisi masyarakat yang aman, makmur, dan terjaga.

Contoh nyata dari hal tersebut adalah, kita bisa melihat belakangan ini setelah pemerintah melakukan kebijakan PSBB untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, banyak sekali keluarga-keluarga yang ada di negara Indonesia ini khususnya dalam hal intensitas pertemuan dan hubungan sesama anggota keluarga mereka bisa menjadi lebih baik dan intes, dimana kita mengetahui bahwa belakangan ini banyak orang tua yang lebih perhatian terhadap anak-anak mereka dalam hal pendidikan, karena adanya sistem pembelajaran secara daring di rumah masing-masing, dan selain itu tingkat keperdulian dari masing-masing anggota keluarga akan semakin membaik oleh adanya rasa hawatir akan kesehatan dari masing-masing anggota keluarga tersebut sehingga mereka akan menjadi saling memperdulikan satu sama lainnya serta rasa kepercayaan dalam dirinya terhadap orang lain akan semakin meningkat dikarenakan adanya situasi seperti ini.

Zeinta Tour and Travel

Jika hal tersebut bisa diterapkan pada ruang lingkup yang lebih besar lagi, misalnya kondisi tersebut dapat dirasakan bersama secara nasional maka dapat dipastikan dengan meningkatnya rasa kesadaran akan solidaritas sosial tersebut akan memudahkan kita semuanya untuk melakukan hal apapun yang kita inginkan, agar tujuan kita bisa lebih mudah untuk tercapai.

Hal nyata lainnya yang bisa kita lihat dalam tumbuhnya rasa solidaritas sosial akibat adanya Pandemi Covid-19 ini, di wilayah pedesaan pada umumnya adalah masyarakat kita terlihat sangat perduli akan terhadap saudara-saudaranya yang lain, sehingga mereka pun sampai menutup akses jalan masuk pada gang-gang tertentu di wilyah mereka masing-masing, kemudian sampai ada yang membuat alat semprot disinfektan otomatis yang dipasang pada jalan masuk kedalam wilayah desa mereka, dan ada menyediakan alat untuk mencuci tangan di pinggir jalan. Hal tersebut dilakukan dengan cara bekerjasama kepada pihak pemerintah desa setempat mulai dari RT, RW, Kadus, Kades atupun Lurah.

Aspek lainnya yang dapat dikatakan sebagai dampak positif dari adanya Covid-19 ini bagi kalangan-kalangan tertentu, baik untuk kalangan masyarakat kota maupun desa, misalnya orang-orang yang memiliki niat untuk menikah namun tidak memiki banyak uang sebagai modal mereka menikah, maka dalam hal ini mereka akan merasa dimudahkan dalam mengadakan acara pernikahan tersebut, dengan cara yang sederhana tanpa ada acara yang besar mungkin dalam hal perayaan seperti pesta resepsi dan lainnya.

Banyak sekali contoh pada masyarakat desa belakangan ini, dimana banyak pernikahan yang terjadi dengan adanya alasan pernikahan di kala masa pandemi ini akan lebih mudah dan biayanya tidak terlalu mahal karena biasanya pernikahan selalu dilakukan dengan cara yang mewah dengan adanya pesta penyelesaian adat istiadat seperti nyongkolan dan lainnya, namun dengan adanya pandemi ini mereka hanya cukup melaksanakan akad nikah dengan mengundang orang-orang terdekat mereka yang bisa katakan dengan jumlah sedikit karena menyesuiakan aturan protokol covid, dan tentu tanpa adanya acara nyongkolan ataupun yang lainnya.

Aspek terakhir yang ingin saya bahas tentang untung ada corona ini adalah, saat pandemi ini terjadi, maka aspek dari teknologi mendapat keuntungan yang besar, orang-orang yang berada pada sirkel atau bekerja pada bidang teknologi informasi akan mendapat keuntungan tersendiri, misalnya saja pada perusahaan yang memiliki aplikasi media hiburan seperti Netflix, Iflix, Viu dan yang lainnya, kemudian aplikasi Conference seperti Zoom meeting, Google Meeting, kemudian jasa-jasa pengiriman, dan lainnya akan mendapatkan keuntungan, karena mengingat kita selaku masyarakat biasa banyak sekali berada di rumah atau dengan kata lain stay at home untuk mentaati peraturan pemerintah, sehingga mendorong orang untuk menemukan cara agar bisa menghibur diri mereka sehingga banyak sekali perusahaan yang berkecimpung dalam bidang teknologi dan informasi mendapatkan keuntungan yang besar.

Itulah beberapa hal positif yang bisa dirasakan oleh banyak orang dengan adanya Pandemi Covid-19 ini. Memang dari segi negatifnya juga banyak sekali yang kita rasakan, namun semua hal tersebut akan bisa kita atasi jika terus selalu berusaha dan bersabar, serta nikmatilah proses yang ada, karena banyak hal yang dapat kita petik dalam masalah. Mari kita mengambil pekajaran atau bisa menemukan hikmah dari adanya Pandemi ini, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

Identitas Penulis.

Nama : S u a n d i
NIM : L1C019111
No. HP : 0818-0516-9727
Status : Mahasiswa
Program Studi : Sosiologi
Fakultas : Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNIVERSITAS MATARAM

Exit mobile version