LOMBOKita – General Manager Lombok Internasional Airport I Gusti Ngurah Ardita memastikan pihaknya siap membuka penerbangan langsung dari Korea Selatan.
“Kita menangkap animo wisatawan Korea yang sudah melihat Lombok itu cukup tinggi,” katanya di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Ia menilai peluang Lombok menjadi destinasi unggulan di Indonesia terbuka lebar karena kedatangan pesawat sewa Korean Air yang melakukan lima kali penerbangan dari 29 Juli hingga 10 Oktober 2017 dan membawa 1.000 orang wisatawan asal Korea Selatan mengunjungi Lombok.
“Ini bagian tolak ukur bahwa kita siap untuk penerbangan asing yang langsung ke Lombok. Salah satunya, Korean Air yang menggunakan Airbus 320 itu bisa,” ucapnya.
Menurutnya, seiring dengan kesiapan penerbangan dari luar negeri, kapasitas terminal LIA akan diperluas sehingga kapasitas penumpang menjadi naik dua kali lipat dari menampung 3,5 juta orang per tahun menjadi 7 juta orang pertahun.
“Kita alokasikan untuk pengembangan internasional dan ini sudah disetujui direksi,” jelasnya.
Selain perluasan areal terminal penumpang, pihaknya juga akan memperluas tempat parkir (apron), landasan gelinding (taxi way), dan penambahan dua unit garbarata sehingga pesawat berbadan lebar bisa masuk.
“Kita sudah buktikan, pada saat haji saja kita siap menggunakan pesawat Boeing 747-400 mendarat di bandara,” kata Ardita.

