LOMBOKita – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. Muhammad Zainul Majdi memimpin peletakan batu pertama pembangunan Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok yang dibangun di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (2/10/2017).
Dalam sambutannya, Gubernur yang kerap dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) ini menjelaskan, ikhtiar untuk membangun negara dan daerah tidak boleh terputus. Gerak langkah untuk bekerja dan berkreatifitas harus terus menerus dilaksanakan dengan semangat pengabdian kepada daerah demi kemaslahatan bersama.
“Hanya kematian yang memberhentikan seorang manusia itu bekerja dan berkreatifitas,” ucap Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi pada acara yang dihadiri Kementerian Pariwisata, Angkasa Pura, ITDC, Dan Lanal, Danlanud, Korem, pimpinan DPRD NTB, Wakil Bupati Lombok Tengah serta sejumlah pejabat pemerintah provinsi dan Kabupaten Lombok Tengah.
Pembangunan Kampus Poltekpar Negeri Lombok ini, menurut Gubernur NTB dua periode ini, merupakan ujung perjuangan setelah sekian lama melakukan ikhtiar secara bersama antara jajaran pemerintah daerah di Provinsi NTB dengan pemerintah pusat.
Dalam melakukan pembangunan ini,katanya, harus disertai dengan komitmen tinggi serta kelapangan dada untuk mendahulukan kepentingan umum daripada kelompok maupun pribadi, harus memprioritaskan rencana jangka panjang demi terselenggaranya pembangunan di daerah.
“Kampus Poltekpar Negeri Lombok adalah salah satu contoh hasil doa dan ikhtiar kita bersama sehingga Alhamdulillah hari ini akan dilakukan peletakan batu pertama meski sebenarnya pembangunan itu telah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu,” ucap Gubernur penghafal Alqur’an ini.
Pada kesempatan itu juga, Gubernur Zainul Majdi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat untuk mengimajinasikan bagaimana wajah daerah 10 atau 20 tahun ke depan dengan bayangan wajah (penataan) terbaik. Hal itu sebagai sugesti dalam melakukan pembangunan. Sehingga hasil imajinasi itu bisa dituangkan dalam rencana kerja yang tentu disesuaikan dengan hitungan-hitungan secara teknis.
“Kita diajarkan oleh Baginda Rasul untuk bercita-cita yang setinggi-tingginya untuk memacu semangat bekerja dan berkreatifitas, sehingga kita tidak menjadi ummat yang lemah, tidak menjadi ummat yang hidup tanpa perencanaan matang,” ucap Gubernur seraya disambut sorai tepuk tangan para hadirin.
Alumnus terbaik Universitas Al Azhar Kairo ini juga mengisahkan bagaimana seorang sahabat berdoa agar masuk sorga. Rasulullah mengajarkan kalau berdoa kepada Allah jangan setengah-setengah serta berdoalah yang paling bagus.
“Kalau kita menyaksikan 20 atau 30 tahun yang lalu, siapa yang menyangka sekitar tempat ini akan berdiri bangunan-bangunan megah. Namun atas doa dan ikhtiar kita bersama Alhamdulullah di sebelah timur sudah berdiri Kampus IPDN, disini sebentar lagi juga akan berdiri bangunan megah bertingkat bertaraf internasional. Alhamdulillah,” ujar TGB Zainul Majdi.

