LOMBOKita – Wakil Ketua KPK Laode Syarif menegaskan bahwa Ketua DPR Setya Novanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-KTP telah masuk ke dalam tahanan KPK, Minggu malam, setelah tim dokter memberikan penilaian bahwa tersangka sudah tidak memerlukan lagi rawat inap di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Setelah tim dokter yang terdiri dari para dokter RSCM dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menyatakan bahwa tersangka Setya Novanto sudah tidak perlu lagi menjalankan rawat inap di rumah sakit, maka kami KPK sudah bisa pindahkan tersangka ke tahanan KPK,” kata Laode, di Jakarta, Minggu malam.
Saat KPK melakukan jumpa pers bersama dengan pengelola RSCM, IDI dan tim dokter, di RSCM, aparat penyidik KPK didampingi kepolisian memindahkan Setya Novanto dari RSCM ke tahanan KPK.
Dalam perjalanan keluar RSCM, Setya Novanto tampak duduk di kursi roda menuju mobil untuk dipindahkan ke tahanan KPK.
Para dokter menilai bahwa Setya Novanto sudah tidak lagi perlu rawat inap di rumah sakit, setelah dilakukan penilaian kesehatan selama dua hari Jumat-Minggu, 17-19 November 2017.
“Setelah dilakukan penilaian selama dua hari, kami tim dokter menilai Setya Novanto sudah tidak perlu lagi rawat inap,” kata Dirut RSCM dr Czeresna Heriawan Soejono, dalam keterangannya saat jumpa pers di Jakarta, Minggu malam.
Dalam jumpa pers tersebut hadir wakil ketua KPK Laode Syarif, Sekjen IDI Dr M Adib Khumaidi, dan tim dokter yang dibentuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Sekjen IDI Dr M Adib Khumaidi juga mengatakan telah melakukan penilaian terhadap kondisi kesehatan Ketua DPR Setya Novanto dan hasilnya telah diserahkan ke KPK. Pihak IDI tidak mengungkapkan hasil penilaian kepada publik, hanya diberikan kepada KPK, tapi mendukung hasil penilaian dokter RS Cipto Mangunkusumo.
“Kami melakukan penilaian bekerja sama dengan dokter RS Cipto Mangunkusumo, berdasarkan hasil MRI dan CT-Scan, hasilnya seperti itu,” tegas Sekjen IDI.
Tersangka kasus dugaan korupsi E-KTP Setya Novanto masuk ke RSCM pada Jum’at (17/11) setelah dipindahkan dari RS Permata Hijau akibat kecelakaan mobil yang ditumpangi menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Kamis malam (16/11).

