Site icon LOMBOKita

Serba Serbi Sea Games 2017

Logo Sea Games 2017

Selalu ada cerita ringan dalam event besar olah raga, tak terkecuali pada Sea Games 2017 di Malaysia. Berikut beberapa catatan ringan wartawan, yang dirangkum oleh wartawan Antara.

Tua Pun Dilibatkan

Kendati usia dan kondisi tubuh sudah menua, beberapa perempuan tua itu tampak gesit bekerja di area Media Press Centre atau MPC SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia.

“Saya juga keturunan orang Indonesia pak…saya di sini dikontrak satu bulan untuk tugas kebersihan,” kata salah satu perempuan tua Umi Kholsum sembari dia mengelap-ngelap meja kerja wartawan di MPC,Minggu.

“Lumayanlah untuk tambahan, saya dibayar 1.600 ringgit untuk sebulan itu,” ungkap Umi Kholsum yang mengaku berusia lebih 60 tahun dan memiliki empat anak yang salah satu anaknya sedang menuntut ilmu di Mesir.

Perempuan tua yang mengaku berasal dari pulau Bawean, Jawa Timur itu mengatakan sudah lama menjadi warga Malaysia.

“Saya sudah 40 tahun tinggal di Malaysia, saya sudah jadi orang Malaysia,” katanya sambil tersenyum.

Ingin Gratisan

Petugas tiket stasiun MRT Bukit Bintang merasa kecolongan dengan ulah beberapa relawan SEA Games 2017 yang ingin gratis naik kereta api di Kuala Lumpur, Malaysia.

Beberapa relawan yang mengenakan ID Card SEA Games mengikuti seorang wartawan yang akan masuk ke stasiun.

“Eeehhh…kamu tak boleh masuk, ini spesial ID Card journalist yang percuma masuk, kamu harus beli tiket,” kata seorang petugas tiket stasiun, Kamis.

ID Card yang dikenakan petugas SEA Games termasuk wartawan, dari jauh tampak sama, namun jika diteliti ada perbedaan jelas identitas yang ada di ID Card.

Tidak semua petugas SEA Games bisa gratis menggunakan fasilitas transportasi MRT seperti wartawan.

Media Center Apa Kuburan

“Ini media center apa kuburan..?,” begitu celoteh seorang wartawan Indonesia yang datang ke Main Press Centre (MPC) yang berada di Mitec, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu.

Celoteh itu diamini oleh beberapa wartawan senior yang sudah sering meliput ajang multi event semacam SEA Games yang sedang berlangsung di Malaysia ini.

“Baru kali ini saya meliput SEA Games suasana di MPC sepi seperti ini,” kata seorang wartawan RRI Adi Wiyono yang sudah malang melintang meliput multi event.

Selain itu sebagian besar wartawan juga sangat kecewa terhadap fasilitas IT SEA Games 2017 Malaysia, yang tidak “update” dan miskin data pertandingan SEA Games.

“Ini lebih konyol, kami mati kutu dan buta info liputan di sini, masak web resmi SEA Games sekarat gak pernah update,” gerutu beberapa wartawan Indonesia.

“Memang MPC ini ‘kuburan’ bagi wartawan,” tambah Adi sambil tersenyum.

Exit mobile version