Site icon LOMBOKita

Sekda: Pengelolaan Aerotel Masih Dilelang

Aerotel Hotel Praya Lombok Tengah

LOMBOKita – Pengelolaan asset berupa Aerotel Hotel milik pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang berada di depan Kantor Bupati, hingga saat ini masih dalam proses lelang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah HM Nursiah menjelaskan, keberadaan hotel tersebut sampai saat ini masih vakum setelah masa kontrak PT Garuda Indonesia berakhir beberapa bulan lalu.

Menurut Sekda, pemerintah daerah masih melakukan lelang untuk pemanfaatan atau pengelolaan Aerotel Hotel. Karena, sistem pengelolaannya dipihak-ketigakan.

“Baru dua calon pengelola yang mengajukan penawaran,” ungkap Sekda HM Nursiah di kantornya, Rabu (4/4/2018).
.
Karena baru dua pendaftar, kata Sekda, maka proses lelang diperpanjang hingga seminggu lagi. Kalau masih tetap saja dua pendaftarnya hingga dua kali masa perpanjangan, baru dua itu yang akan diproses.

“Kita tunggu saja sampai masa perpanjangan pendaftaran calon pengelola,” kata Sekda. Kedua pendaftar calon pengelola itu datanya ada di BPKAD Lombok Tengah.

Ketika disinggung, tidak terlalu tinggi target yang diminta pemkab Loteng sebesar Rp 750 juta pertahun dalam pengelolaan Aerotel. Ia katakan nanti itu tergantung negosiasi.

“Inilah yang akan dilakukan proses negosiasi nanti. Kami juga berhitung disana, apalagi perlengkapan di Aerotel sudah ada,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Samsul Qomar meminta Pemerintah Daerah Lombok Tengah segera memfungsikan kembali Aerotol Hotel. Pasalnya, sudah dua bulan tidak beroperasi.

“Kami minta jangan terlalu tinggi menargetkan biaya pengelolaannya. Apalagi, per tahun minta Rp 750 juta,” tegasnya.

Menurut politisi partai Demokrat ini, apa bedanya dengan Hotel Tastura yang berada di Kuta hanya Rp 250 juta per tahun.

“Kalau tetap ngotot-ngototan dengan pernawaran yang diinginkan, saya kira Aerotel akan mangkrak. Pemkab harus mengalah. Karena fasilitas yang tersedia juga masih seadanya, baik sarana dan prasarana,” tandas Samsul Qomar.

Exit mobile version